- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kasus Apderis Masing Gantung, Kapolres Imbau Masyarakat Hati-hati Terima Tawaran Bisnis

Keterangan Gambar : Tersangka kasus apderis
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Kepolisian Resor (Polres) Bontang terus meningkatkan kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk memastikan penanganan kasus Apderis berjalan maksimal.
Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, mengungkapkan bahwa berkas perkara kasus Apderis sudah diserahkan ke Kejari. Namun, penyidik Polres Bontang tetap aktif berkomunikasi dengan pihak Kejari guna memastikan setiap langkah yang diambil tepat sasaran.
"Penyidik intens berkomunikasi dengan Kejari agar hasilnya maksimal," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Polisi: Tersangka Bulang Perintahkan 2 Eksekutor Bakar Rumah Wartawan Karo0
- Tersangka Pembakar Rumah Wartawan di Karo Jadi 3 Orang!0
- Perubahan Anggaran 2024 Kukar Dipastikan dalam Rapat di Jakarta0
- Desa Jembayan Jadi Percontohan Penanggulangan Stunting dengan Posyandu Edelweis0
- Kebakaran Hebat di Tenggarong, Bupati Kukar Berikan Bantuan dan Pesan Penuh Empati0
Kapolres menambahkan bahwa penyidik Polres juga bekerja sama dengan korban untuk melengkapi data dan fakta yang diperlukan, mempercepat proses pengadilan.
"Kejari dan penyidik Polres Bontang terus berkomunikasi dengan korban agar proses pengadilan berjalan cepat," jelasnya.
Ia menegaskan komitmen Polres Bontang dalam menangani setiap kasus yang dilaporkan masyarakat dengan serius dan bertanggung jawab. Tuduhan bahwa Polres bekerja sama dengan tersangka dianggap tidak berdasar.
"Di bawah kepemimpinan saya, setiap kasus yang ditangani akan ditangani secara serius," tegasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima tawaran bisnis yang mencurigakan, mengambil pelajaran dari kasus Apderis.
"Masyarakat harus lebih waspada dan bijaksana agar kasus serupa tidak terulang," tutupnya.










.jpg)
