- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Hamas : Saya Harap Ormas Menjadi Bagian Dalam Sukseskan pemilu 2024

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Organisasi Masyarakat (Ormas) diharapkan menjadi bagian yang turut terlibat dalam mensukseskan pelaksanaan pemilu 2024.
“Nah tujuan nasional ini, seperti kita ketahui ada dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Salah satunya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut berpartisipasi dan memajukan kesejahteraan umum. Mudah-mudahan dengan dasar ini maka ormas akan menjadi salah satu bagian sangat penting dalam peran pemilu 2024,” ujar Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud, beberapa waktu lalu.
Tahapan penyelenggaraan pemilu, lanjutnya, adalah tanggung jawab KPU dan Bawaslu untuk kemudian disosialisasikan kepada masyarakat.
Baca Lainnya :
- Ketua Komisi II DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Kualitas Produk dalam Menarik Minat Konsumen0
- DPRD Sebut Program UMKM Pemerintah Kurang Disosialisasikan0
- DPRD Kaltim Menyambut Kunjungan 350 Siswa-Siswi MTs Negeri Samarinda0
- DPRD Kaltim menyambut Kunjungan ALHI0
- Usai Setujui Menjadi Perda, Ranperda PUG Dalam Proses Tahap Fasilitasi Menuju Kemendagri0
“Tentang sosialisasinya, itu tanggung jawab pemerintah. Dan soal edukasi politik itu dilakukan oleh partai politik. Karena inilah pada ormas menjadi satu monitoring dalam kegiatan ini berjalan dengan baik,” sebut politisi partai Golkar ini.
Ia menambahkan, proses penyampaian informasi sebagai sarana pendidikan pemilih harus sampai kepada pemilih. Hal tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pemilih untuk nasib bangsa hingga 5 tahun kedepan.
“Nah edukasi politik ini saya kira penting dilakukan oleh pemerintah dan partai politik supaya masyarakat betul-betul paham bahwa yang dia pilih adalah yang menentukan nasib mereka untuk 5 tahun kedepan,” tutupnya. (Adv)










.jpg)
