- Turnamen Voli Putri Bontang Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
- Kapal Fiber dan Jaring Gillnet Disiapkan, DKP3 Bontang Dorong Produktivitas KUB Nelayan
- DKP3 Perkuat Pengawasan Distribusi MBG, Pastikan Makanan Aman hingga Diterima Siswa
- Pemkot Serahkan Penanganan Sengketa Kapal Roro ke Kejaksaan, Neni: Itu Aset Pemerintah
- DKP3 Dorong Produktivitas Peternakan, Bantuan Kambing dan Pakan Difokuskan untuk Pengembangan Ternak
- DKP3 Libatkan Lintas OPD Susun FSVA 2026, Data Ketahanan Pangan Tiap Kelurahan Diverifikasi
- Libatkan Pelajar dalam Perintis Anti Narkoba, Wali Kota Bontang Pastian Pengurus Bebas Narkoba
- DKP3 Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan BONTAMI, Perkuat Hilirisasi Rumput Laut Bontang
- DP3AKB Bontang Sosialisasikan Aplikasi Si SAKA, Permudah Masyarakat Laporkan Dugaan Kekerasan
- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
Gratispol Kaltim Disambut Positif, DPRD Soroti Pentingnya Kejelasan Teknis

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Program pendidikan gratis "Gratispol" yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendapat apresiasi positif dari DPRD Kaltim. Meski demikian, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra, mengingatkan perlunya kejelasan teknis pelaksanaan program ini.
Nurhadi menyoroti kebingungan publik terkait mekanisme pendaftaran, pembiayaan, serta siapa yang berhak menerima manfaat. Ia juga mempertanyakan cakupan program, apakah benar-benar gratis untuk semua mahasiswa di Kalimantan Timur atau hanya untuk keluarga tidak mampu.
“Pertanyaan di lapangan masih banyak. Kalau gratis untuk semua, itu artinya semua masyarakat Kaltim bisa mengakses tanpa syarat. Hal ini harus diperjelas agar tidak ada ekspektasi keliru,” ujar Nurhadi.
Baca Lainnya :
- DPRD Sebut Bendung Telake Tak Bisa Ditangani Sendiri, Perlu Peran Pemerintah Provinsi0
- Syahrudin Dorong Optimalisasi Kredit Alsintan untuk Perkuat Sentra Pertanian di PPU0
- Syahrudin Soroti Ketiadaan Cold Storage dan Dermaga Rusak, Nelayan PPU Kesulitan Simpan Hasil Laut0
- Jalan Tanah di Babulu Perlu Diperbaiki Jika Ingin Serius Jadi Lumbung Pangan0
- Syahrudin Kritik Pola Demplot, Dorong Bantuan Pupuk dan Parit Kecil untuk Pertanian Berkelanjutan0
Ia menambahkan, ketidakterbukaan informasi teknis terkait penerapan Gratispol pada tahun anggaran 2025 menjadi kendala. Nurhadi menyebut, program ini baru akan berlaku untuk mahasiswa baru, sementara nasib mahasiswa semester lanjutan masih belum jelas.
“Bagaimana dengan mahasiswa semester dua, tiga, atau lima? Apakah mereka ikut mendapatkan fasilitas ini? Ini yang belum kami ketahui secara rinci,” tegasnya.
Nurhadi berharap pihak eksekutif memperbaiki komunikasi dengan legislatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan teknis, sehingga program ini dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan kebingungan di masyarakat. (SRA/AVD/DPRDKALTIM)










.jpg)
