DPRD PPU Dukung Pembangunan Jembatan Tol Penajam-Balikpapan untuk Majukan Ekonomi Daerah

By Redaksi 07 Okt 2024, 21:18:52 WIB DPRD PPU
DPRD PPU Dukung Pembangunan Jembatan Tol Penajam-Balikpapan untuk Majukan Ekonomi Daerah

Keterangan Gambar : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sariman. (*)


ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sariman, mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) PPU untuk menggaungkan kembali rencana pembangunan Jembatan Tol Penajam-Balikpapan. 

Menurutnya, proyek yang telah direncanakan sejak tahun 2003 ini sangat penting untuk menghubungkan Kabupaten PPU dan Kota Balikpapan, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

“Kami ingin memajukan Penajam Paser Utara, salah satu yang kami sampaikan adalah kembali kita gaungkan pembangunan Jembatan Tol Nipah Nipah ke Balikpapan,” ujarnya.

Baca Lainnya :

Namun, Sariman mengungkapkan keprihatinan karena saat ini isu pembangunan Jembatan Tol Nipah Nipah-Balikpapan tampak tenggelam dan tidak lagi menjadi perhatian baik di tingkat lokal maupun nasional. 

“Saat ini isu Jembatan Tol Nipah Nipah – Balikpapan tenggelam, sudah tidak menjadi isu lokal maupun nasional,” tambahnya.

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berkomitmen untuk mendorong kelanjutan perencanaan pembangunan Jembatan Pendek di beberapa kelurahan, termasuk Buluminung, Sotek, dan Riko. Menurutnya, ini adalah langkah penting untuk meningkatkan infrastruktur di daerah tersebut. 

“Di sana ada beberapa jembatan yang kita garap. Itu yang Panitia Khusus (Pansus) dorong untuk kita coba masukkan lagi ke Peraturan Daerah (Perda) tata ruang sebagai pemikiran pada tahun ini,” pungkas Sariman. (Adv) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.