- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dorong Digitalisasi Pendidikan, DPRD Kaltim Bagikan Laptop dan Wifi Gratis di Seribu Titik

Keterangan Gambar : Angggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Di tengah tantangan digitalisasi di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), terutama di daerah terpencil yang sering terisolasi oleh keterbatasan sinyal internet, sebuah inisiatif muncul dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim.
Syarifatul Syadiah, Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), menegaskan pentingnya memastikan akses pendidikan digital merata termasuk bagi mereka yang berada di daerah pedalaman.
Saat diwawancarai, Syarifatul mengungkapkan upaya nyata yang telah ditempuh oleh pihak DPRD bersama pemerintah daerah. "Kami berupaya meningkatkan layanan dengan memberikan seribu laptop gratis untuk guru-guru dan memasang wifi gratis di seribu titik," ujarnya dengan antusias.
Baca Lainnya :
- Sektor Pertanian Kaltim Harus Siap Suplai Kebutuhan Pangan IKN0
- Perjuangkan Hak Pendidikan Anak, Salehuddin: Bantuan Pendidikan Harus Tepat Sasaran0
- Rencana Pembangunan Sirkuit di Berau, Harapan Baru bagi Anak Muda dan Wisata Kaltim0
- Dorong Perbaikan Jalan Kubar-Mahulu, DPRD Kaltim Minta Optimalisasi Anggaran0
- Krisis Pendidikan di Kukar, Ribuan Anak Terancam Putus Sekolah0
Langkah ini, menurutnya, dirancang untuk mendukung para siswa di pelosok dalam menghadapi tantangan ujian berbasis komputer yang kian marak di era digital.
Kondisi geografis Kaltim yang mencakup daerah pegunungan, pesisir dan wilayah terpencil lainnya menciptakan banyak blank spot (wilayah tanpa sinyal internet yang memadai). Ini menjadi hambatan serius dalam upaya memperluas jangkauan pendidikan berbasis teknologi.
Namun, optimisme terpancar dari penjelasan Syarifatul. "Di masa mendatang, kami berupaya agar jaringan telekomunikasi dapat menjangkau seluruh wilayah," katanya.
Dengan inisiatif ini, DPRD Kaltim tidak hanya ingin meningkatkan infrastruktur pendidikan, tetapi juga memastikan akses yang setara bagi semua anak, tanpa terkecuali.
"Diharapkan dengan langkah ini, tidak ada lagi area yang menjadi blank spot,” tutupnya. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
