Krisis Pendidikan di Kukar, Ribuan Anak Terancam Putus Sekolah

By Redaksi 08 Nov 2024, 16:35:56 WIB DPRD Kaltim
Krisis Pendidikan di Kukar, Ribuan Anak Terancam Putus Sekolah

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin, (Foto: Fai)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Ribuan anak di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menghadapi masa depan yang tak pasti, terancam oleh kenyataan bahwa mereka tidak melanjutkan pendidikan. 

Berdasarkan data terbaru Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud Ristek per 29 Juni, tercatat sebanyak 1.911 lulusan SD di Kukar tidak melanjutkan ke jenjang SMP, sementara 2.400 lulusan SMP tak berlanjut ke SMA. 

Tak hanya itu, sebanyak 3.298 anak terpaksa putus sekolah di tengah jalan, dan bahkan lebih dari 6.000 anak tak pernah mengenyam pendidikan formal sama sekali.

Baca Lainnya :

Angka-angka ini, yang mencerminkan urgensi krisis pendidikan di Kukar, mengundang perhatian dari berbagai pihak, termasuk Dewan Perwakilam Rakyat Daearah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim).

Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin, menekankan bahwa kondisi ini harus menjadi prioritas utama. “Ini harus menjadi catatan penting dan masalah yang harus kita selesaikan bersama,” ujarnya dengan tegas.

Salehuddin menekankan pentingnya memahami akar permasalahan yang menyebabkan tingginya angka putus sekolah di Kukar. Menurutnya, ada banyak faktor, mulai dari kesulitan ekonomi hingga minimnya minat anak untuk bersekolah, terutama di kawasan perkebunan dan daerah terpencil.

Kecamatan seperti Samboja dan Tenggarong menjadi cerminan krisis ini, dengan angka anak tidak bersekolah masing-masing mencapai 360 dan 384 anak. Dalam situasi ini, Salehuddin menilai bahwa program beasiswa seperti Kukar Idaman dan Kaltim Tuntas harus dijalankan dengan tepat sasaran. 

Ia berharap bantuan tersebut dapat menyentuh langsung anak-anak dari keluarga kurang mampu di daerah rawan putus sekolah, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

“Beasiswa ini harus kita dorong untuk menyelesaikan masalah yang ada. Fokus pada kategori kurang mampu di daerah dengan tingkat putus sekolah tinggi adalah langkah penting,” pungkas Salehuddin, dengan harapan besar agar langkah-langkah ini menjadi solusi bagi masa depan pendidikan anak-anak di Kukar. (Fai/Adv/DPRDKaltim)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.