- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DLH Bontang Target 2025 Sampah Berkurang 30 Persen
.jpg)
Keterangan Gambar : Hasman, Kepala Bidang Kebersihan dan Pemanfaatan Sampah
ANALOGNEWS.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang menargetkan sampah yang ada di Kota Bontang dapat diolah dengan baik dan benar.
Hal ini untuk mengurai penumpukan sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA) Bontang Lestari. Hingga tahun 2025, DLH Bontang menargetkan sampah yang sampai di TPA hanya mencapai 70 persen. Artinya, DLH menargetkan sampah berkurang hingga 30 persen.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pemanfaatan Sampaj DLH Bontang Hasman, mengatakan berbagai upaya akan dilakukan pihaknya untuk mencapai angka tersebut.
Baca Lainnya :
- Perusahaan Wajib Miliki Persetujuan Teknis dari DLH, Berikut Caranya0
- Gelar Konferensi Pers, Masyarakat Sebut PKT Banyak Kontribusi Bagi Kota Bontang 0
- 25 Pegawai DLH Bontang Tandatangan Fakta Integritas WBK dan WBBM0
- Masyarakat Demo Pupuk Kaltim, Jajaran Direksi Absen Berkantor0
- Tercemar Ringan, DLH Imbau Masyarakat Tak Buang Limbah ke Sungai0
"Ini target kami di tahun 2025 sampah berkurang, hingga saat ini sampah yang dibuang ke TPA sekitar 79 persen" kata Hasman saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/8/2022).
Dari sekian banyak upaya yang dilakukan adalah dengan mendorong masyarakat agar mereka turut serta dalam pengurangan dan pengelolaan sampah tersebut.
Contoh dorongan tersebut yaitu dengan menyiapkan aturan agar produsen memiliki tanggung jawab mengurangi sampah dengan mendesain ulang kemasan agar lebih mudah didaur ulang.
"Target ini diukur melalui pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen," kata Hasman.
Dia bilang, polemik sampah sudah harus menjadi perhatian bersama. Jika melihat tiap tahunnya sampah akan terus bertambah. DLH Kota Bontang akan mengupayakan penanganan sampah yang dibuang Ke TPA 70 persen bisa tercapai.
Hasman mengungkapkan, untuk mencapai target itu, DLH mulai melakukan sosialisasi pembentukan Banks sampah kepada masyarakat. Selain itu, juga akan mengadakan pelatihan daur ulang sampah.
Diapun berharap agar penanganan dan pengurangan sampah di Kota Bontang dengan segala upaya dapat terwujud.
"Kami akan mensupport setiap kegiatan masyarakat yang membantu pemerintah dalam mengurangi sampah," ujarnya. (Ar/An)










.jpg)
