- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DLH Bontang Target 2025 Sampah Berkurang 30 Persen
.jpg)
Keterangan Gambar : Hasman, Kepala Bidang Kebersihan dan Pemanfaatan Sampah
ANALOGNEWS.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang menargetkan sampah yang ada di Kota Bontang dapat diolah dengan baik dan benar.
Hal ini untuk mengurai penumpukan sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA) Bontang Lestari. Hingga tahun 2025, DLH Bontang menargetkan sampah yang sampai di TPA hanya mencapai 70 persen. Artinya, DLH menargetkan sampah berkurang hingga 30 persen.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pemanfaatan Sampaj DLH Bontang Hasman, mengatakan berbagai upaya akan dilakukan pihaknya untuk mencapai angka tersebut.
Baca Lainnya :
- Perusahaan Wajib Miliki Persetujuan Teknis dari DLH, Berikut Caranya0
- Gelar Konferensi Pers, Masyarakat Sebut PKT Banyak Kontribusi Bagi Kota Bontang 0
- 25 Pegawai DLH Bontang Tandatangan Fakta Integritas WBK dan WBBM0
- Masyarakat Demo Pupuk Kaltim, Jajaran Direksi Absen Berkantor0
- Tercemar Ringan, DLH Imbau Masyarakat Tak Buang Limbah ke Sungai0
"Ini target kami di tahun 2025 sampah berkurang, hingga saat ini sampah yang dibuang ke TPA sekitar 79 persen" kata Hasman saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/8/2022).
Dari sekian banyak upaya yang dilakukan adalah dengan mendorong masyarakat agar mereka turut serta dalam pengurangan dan pengelolaan sampah tersebut.
Contoh dorongan tersebut yaitu dengan menyiapkan aturan agar produsen memiliki tanggung jawab mengurangi sampah dengan mendesain ulang kemasan agar lebih mudah didaur ulang.
"Target ini diukur melalui pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen," kata Hasman.
Dia bilang, polemik sampah sudah harus menjadi perhatian bersama. Jika melihat tiap tahunnya sampah akan terus bertambah. DLH Kota Bontang akan mengupayakan penanganan sampah yang dibuang Ke TPA 70 persen bisa tercapai.
Hasman mengungkapkan, untuk mencapai target itu, DLH mulai melakukan sosialisasi pembentukan Banks sampah kepada masyarakat. Selain itu, juga akan mengadakan pelatihan daur ulang sampah.
Diapun berharap agar penanganan dan pengurangan sampah di Kota Bontang dengan segala upaya dapat terwujud.
"Kami akan mensupport setiap kegiatan masyarakat yang membantu pemerintah dalam mengurangi sampah," ujarnya. (Ar/An)










.jpg)
