- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dinkes Bontang Siap Luncurkan Integrasi Layanan Kesehatan Primer, Masyarakat Mudah Akses Layanan

Keterangan Gambar : Dinkes Bontang Siap Luncurkan Integrasi Layanan Kesehatan Primer, Masyarakat Lebih Mudah Akses Layanan Kesehatan. (*)
ANALOGNEWS.id, BONTANG – Untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang tengah mempersiapkan peluncuran program inovatif Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) di seluruh wilayah kota. Program ini dirancang untuk memperkuat layanan kesehatan dari tingkat kelurahan dan dijadwalkan dimulai pada 17 November 2024, bersamaan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional.
Program ILP akan memperluas layanan kesehatan hingga ke Puskesmas Pembantu dan Posyandu di tingkat kelurahan. "Hari ini, kita rapatkan barisan agar semua pihak punya pemahaman yang sama tentang peran mereka dalam program ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, Bachtiar Mabe. Menurutnya, pelaksanaan ILP membutuhkan kerja sama lintas sektor, mulai dari RT hingga OPD dan DPR.
Dengan ILP, masyarakat Bontang kini bisa mendapatkan layanan kesehatan dasar lebih dekat, tanpa perlu mengunjungi fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan. Program ini adalah upaya untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih merata dan mudah diakses.
Baca Lainnya :
- Kaltim Bertekad Tingkatkan Indeks Pembangunan Pemuda untuk Dukung IKN Nusantara0
- Menjaga Pesona Bawah Laut Derawan untuk Pariwisata Berkelanjutan0
- Sosialisasikan Perda Narkoba, Langkah Strategis DPRD Kaltim Membangun Kesadaran Anti-Narkoba0
- Hamas Sebut Pembangunan di Kaltim Harus Berwawasan Lingkungan untuk Keberlanjutan0
- Sapto Setyo Pramono Dukung Pengembangan SMK Medika Samarinda0
Untuk memantapkan persiapan, Dinkes menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan. “Kami berharap agar setiap komponen memahami peran mereka, sehingga implementasi ILP berjalan lancar di lapangan,” tambah Bachtiar.
Dengan mendekatkan akses kesehatan, Kota Bontang berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya dan memperkuat sistem kesehatan hingga ke tingkat akar rumput. (Adv)










.jpg)
