- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Darlis Pattalongi Tekankan Keseimbangan Fasilitas dan Tenaga Kesehatan di Kaltim

Keterangan Gambar : Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai perlu memperhatikan keseimbangan antara fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga kesehatan (nakes). Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.
Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai tidak akan optimal tanpa didukung tenaga kesehatan yang berkualitas. Sebaliknya, tenaga kesehatan yang baik juga membutuhkan sarana pendukung yang memadai.
“Penambahan fasilitas kesehatan memang sangat diperlukan, tapi pelayanan tetap menjadi elemen penting. Masyarakat sering mengeluhkan layanan kesehatan meski fasilitasnya sudah ada,” ujar Darlis.
Baca Lainnya :
- Abdulloh: Efisiensi Anggaran Bukan Pemangkasan, Tapi Strategi Terukur0
- Generasi Muda Dorong Kemajuan Pertanian di Kukar0
- Ananda Emira Moeis Perjuangkan Kesejahteraan dan Hak Perempuan di Kaltim0
- DPRD Kaltim Jaga Program Strategis di Tengah Efisiensi Anggaran0
- DPRD Kaltim Dorong Kemandirian Pangan Samarinda0
Ia mencontohkan peningkatan status Puskesmas Pembantu menjadi Puskesmas di sejumlah wilayah. Langkah ini diyakini dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Namun, peningkatan status tersebut harus dibarengi dengan pengawasan berkelanjutan agar mutu pelayanan tetap terjaga.
“Integritas tenaga kesehatan perlu terus ditingkatkan supaya layanan benar-benar sesuai harapan,” tegasnya.
Politikus PAN tersebut juga memastikan pihaknya akan terus mengawal kebutuhan masyarakat, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas layanan kesehatan.
“Yang paling penting adalah bagaimana integritas dari setiap nakes dalam menghadirkan layanan kesehatan yang baik, khususnya di daerah yang fasilitasnya masih terbatas,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
