Abdulloh: Efisiensi Anggaran Bukan Pemangkasan, Tapi Strategi Terukur

By Redaksi 17 Agu 2025, 22:12:08 WIB DPRD Kaltim
Abdulloh: Efisiensi Anggaran Bukan Pemangkasan, Tapi Strategi Terukur

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh. (Foto: Ist)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Kebijakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran mulai berdampak pada pelaksanaan sejumlah program di daerah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur pun kini melakukan penyesuaian besar-besaran agar program prioritas tetap berjalan.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD Kaltim bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Gedung E DPRD Kaltim.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, menegaskan langkah efisiensi ini bukan sekadar pemangkasan, melainkan strategi fiskal yang terukur dan bertanggung jawab.

Baca Lainnya :

Salah satu kebijakan yang menonjol adalah pengurangan signifikan pada anggaran perjalanan dinas.

“Anggaran perjalanan dinas dipotong cukup besar. Untuk program yang belum terealisasi di APBD Murni 2025, ada dua opsi: dimasukkan ke APBD Perubahan 2025 bila memungkinkan, atau digeser ke APBD Murni 2026,” jelas Abdulloh.

Selain itu, proyek-proyek strategis nasional yang ditangani Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) juga sempat terdampak. Pada Januari–Februari 2025, sejumlah pembangunan infrastruktur tertunda akibat pemblokiran anggaran. Namun, sejak Maret lalu, hambatan tersebut mulai teratasi.

“Dana BBPJN sudah kembali dibuka. Artinya, proyek-proyek yang sempat tertahan kini bisa dilanjutkan. Ini penting untuk mempercepat konektivitas dan aksesibilitas di Kaltim,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.