- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dampak Konflik Internal, DPM-PTSP Terus Pulihkan Layanan
_(16)_15.jpg)
ANALOG NEWS - DPM-PTSP Bontang menghadapi berbagai tantangan operasional yang menyebabkan beberapa layanan belum maksimal.
Salah satu masalah utama adalah kekurangan tenaga kerja yang memadai.
Konflik internal di dalam DPM-PTSP juga telah menyebabkan perpindahan dan sanksi terhadap sejumlah pegawai, termasuk sekretaris dinas, yang berdampak pada kinerja dan efisiensi layanan.
Baca Lainnya :
- DPM-PTSP Bontang Inovasi Layanan Masyarakat Kelurahan, Basri: Kita Apresiasi0
- Pojok Layanan DPM-PTSP Bontang0
- DPM-PTSP Bontang Ubah Nama Dokumen Rencana Laporan Pelabuhan Kawasan Industri0
- DPM-PTSP Bontang Gelar Rapat Gabungan Bahas PT KIB0
- DPM-PTSP Bontang Komitmen Jalankan Maklumat Pelayanan0
"Selain itu, banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bontang juga mengalami kekurangan tenaga ahli, yang mengakibatkan tidak maksimalnya pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka," ungkap Kepala DPM-PTSP Bontang, Aspiannur.
Kondisi ini disebabkan oleh beberapa OPD yang tidak mengusulkan penambahan formasi pegawai secara resmi.
"DPM-PTSP Bontang sedang dalam pemulihan tetapi kita tetap jalankan pelayanan sebagaimana mestinya," singkat Aspiannur.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi DPM-PTSP Bontang dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di kota tersebut.
Aspiannur juga berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari perbaikan ini, sehingga kepercayaan terhadap pemerintah daerah semakin meningkat. (ADV)










.jpg)
