- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
DPM-PTSP Bontang Ubah Nama Dokumen Rencana Laporan Pelabuhan Kawasan Industri
_(16)_12.jpg)
Keterangan Gambar : Ilustrasi
ANALOG NEWS - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang akan mengganti nama dokumen rencana laporan pelabuhan kawasan industri untuk menghindari kesalahpahaman.
Kabid Penanaman Modal DPM-PTSP Bontang, Karel, menjelaskan bahwa laporan tersebut bukan untuk membuat pelabuhan, tetapi menekankan nilai ekonomis keberadaan pelabuhan di Bontang Lestari.
"Laporan ini akan memudahkan penawaran kepada investor," ungkapnya.
Baca Lainnya :
- DPM-PTSP Bontang Gelar Rapat Gabungan Bahas PT KIB0
- DPM-PTSP Bontang Komitmen Jalankan Maklumat Pelayanan0
- DPM-PTSP Bontang Bakal Pasang Videotron Gencarkan Promosi Investasi0
- Kepala DPMPTSP Bontang: Studi Kelayakan Pelabuhan Kawasan Industri Langkah Strategis untuk Perkuat E0
- Ekspose Laporan Pendahuluan Pre-Feasibility Study Penyusunan Pelabuhan Kawasan Industri0
Untuk menghindari miskonsepsi, DPM-PTSP akan mengubah penamaan laporan dengan menghilangkan kata "pelabuhan" setelah mempelajari FS milik Dishub.
Sebelumnya, dalam rapat lintas OPD di kantor DPM-PTSP Bontang, Kasi Angkutan Umum Dishub Bontang, Welly Sakius, mempertanyakan urgensi laporan tersebut karena Dishub sudah memiliki rencana pembangunan pelabuhan di Bontang Lestari, yang ditetapkan sebagai kawasan industri.
Welly khawatir akan terjadi tumpang tindih.










.jpg)
