- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Damayanti: Lawan Budaya Pasif, Generasi Muda Kaltim Harus Produktif dan Berintegritas

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Damayanti. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota DPRD Kalimantan Timur, Damayanti, kembali menyuarakan kegelisahannya terhadap fenomena generasi muda yang kian larut dalam budaya pasif dan konsumtif, terutama di tengah derasnya arus teknologi digital. Ia menyerukan agar anak-anak muda segera bangkit dan membangun pola hidup yang lebih produktif.
"Rebahan di kamar, scroll TikTok sampai tengah malam, lalu berharap sukses? Itu mimpi di siang bolong. Semua harus dimulai dari kemauan untuk berubah," ujar Damayanti.
Politisi PKB yang juga Ketua Fraksi di DPRD Kaltim ini menilai bahwa tantangan terbesar generasi muda saat ini bukanlah semata kemiskinan atau keterbatasan akses, melainkan krisis kemauan dan kedisiplinan. Ia menegaskan bahwa perubahan nasib tidak datang tiba-tiba, tetapi merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar.
Baca Lainnya :
- Damayanti: Masa Depan Kaltim di Tangan Generasi Muda Cerdas dan Berkarakter0
- DPRD Kaltim Tegaskan Status Kampung Sidrap di Kutim, Desak Akhiri Polemik dan Fokus Layanan Publik0
- DPRD Kaltim Desak Penyelesaian Etis Polemik Kampung Sidrap Antara Bontang dan Kutim0
- DPRD Kaltim Serukan Pentingnya Penanaman Nilai Empat Pilar Kebangsaan Sejak Dini untuk Generasi Muda0
- DPRD Kaltim Soroti Gerusan Teknologi terhadap Pilar Kebangsaan di Kalangan Anak Muda0
Menurutnya, teknologi bukanlah musuh, tetapi harus dikelola dengan bijak agar menjadi alat kemajuan, bukan perangkap kemalasan. "Anak-anak muda harus punya pola pikir pemimpin, bukan pengikut. Kritis, kreatif, dan visioner. Jangan jadi korban budaya instan," tegasnya.
Damayanti mengajak generasi muda Kalimantan Timur untuk mengisi masa mudanya dengan hal-hal yang bermanfaat, mulai dari membaca buku, membangun jejaring positif, hingga mengembangkan potensi diri melalui pelatihan, organisasi, atau kegiatan sosial.
"Masa depan Indonesia ada di tangan kalian. Bangkit dan berkaryalah. Jangan buang waktumu dengan hal-hal yang tidak membangun," pungkasnya dengan penuh semangat.
Seruan Damayanti ini sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak, termasuk keluarga dan lembaga pendidikan, agar bersama-sama menciptakan ekosistem yang mendukung generasi muda tumbuh sebagai pribadi yang kuat, mandiri, dan berintegritas. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
