- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Bijak Ilhamdani Dorong Maksimalkan Penyerapan Anggaran 2024 di PPU

Keterangan Gambar : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara. (*)
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Bijak Ilhamdani, menyuarakan pentingnya optimalisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah perlu meningkatkan realisasi penggunaan anggaran secara maksimal, terutama karena pengerjaan proyek fisik bernilai besar baru dimulai pada triwulan kedua tahun berjalan.
Bijak memprediksi bahwa lonjakan penyerapan anggaran akan terjadi pada akhir tahun, ketika proyek-proyek pembangunan mulai menyelesaikan tahap-tahap penting mereka.
“Biasanya, di akhir-akhir tahun akan terlihat peningkatan penyerapan anggaran yang signifikan. Hal ini disebabkan banyaknya kegiatan yang berlangsung di kuartal ketiga dan keempat, ditambah dengan tambahan anggaran dari APBD perubahan, sehingga pelaksanaannya berfokus pada November hingga Desember,” ujarnya.
Menurut Bijak, percepatan penyerapan anggaran ini sangat penting untuk memastikan proyek-proyek yang sedang berjalan, yang anggarannya belum terealisasi, dapat segera diselesaikan.
“Kegiatan ini masih berlangsung, dan progresnya belum mencapai tahap penagihan yang signifikan,” katanya.
Meski beberapa proyek sudah mencapai lebih dari 50 persen tahap pengerjaan, banyak di antaranya belum mengajukan tagihan pembayaran. Bijak optimis bahwa mendekati akhir tahun, proyek-proyek tersebut akan selesai sepenuhnya dan proses penagihan akan berjalan lebih cepat.
“Saya yakin, sebagian besar proyek yang sudah dilaksanakan akan segera diselesaikan dan pembayaran akan diajukan. Pada akhir tahun, kita bisa melihat penagihan mencapai sekitar 90 persen,” tutupnya.










.jpg)
