- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Angka Stunting di Kukar Terus Menurun, DPRD Kaltim Apresiasi Peran Ketua RT dan Serukan Penguatan Ke

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Daerah Pemilihan Kukar, H. Salehuddin. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menurunkan angka stunting mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Daerah Pemilihan Kukar, H. Salehuddin, S.Sos., S.Fil., M.AP.
Menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kukar mengalami penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir, dari 27,1 persen pada 2022, turun menjadi 17,6 persen pada 2023, dan kembali menurun menjadi 14,2 persen pada 2024.
Salehuddin mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut, mengingat Kukar sebelumnya termasuk salah satu wilayah dengan angka stunting tertinggi di Kaltim.
Baca Lainnya :
- Firnadi Ikhsan Sosialisasikan Perda Ketertiban Umum di Kubar: Perkuat Peran Masyarakat dalam Mewujud0
- Firnadi Dukung Jalur Sungai untuk Angkutan Tambang: Jalan Umum Harus Kembali untuk Rakyat0
- DPRD Kaltim Dorong Pemuda Kuasai Skill Hadapi Tantangan Pembangunan dan IKN0
- Rencana Pembangunan RS Internasional di Samarinda Disambut Positif, DPRD Ingatkan Pemerataan Layanan0
- Sigit Wibowo Dorong Balikpapan Siapkan Langkah Konkret Hadapi Banjir dan Cuaca Ekstrem0
“Saya bersyukur dalam dua tahun terakhir angka stunting di Kukar terus menurun. Hal ini tentu tidak lepas dari kesigapan para ketua RT se-Kukar, karena mereka merupakan ujung tombak dalam pembinaan dan sosialisasi stunting, kemiskinan, dan isu lainnya di masyarakat,” ujarnya, belum lama ini.
Politisi Partai Golkar itu menambahkan bahwa meskipun penanganan stunting menunjukkan tren positif, perhatian juga perlu diberikan pada indikator kesehatan lainnya. Ia menyoroti angka kematian ibu dan anak di Kukar yang masih tinggi dibandingkan daerah lain di Kaltim.
“Memang angka stunting turun, tapi kita juga harus waspada karena angka kematian ibu dan anak di Kukar termasuk yang tertinggi dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim,” tegasnya.
Salehuddin menekankan pentingnya implementasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kaltim tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga sebagai bagian dari strategi komprehensif dalam menekan berbagai persoalan sosial dan kesehatan.
“Penurunan stunting, kemiskinan, angka perceraian, hingga kematian ibu dan anak, semuanya bermuara pada ketahanan keluarga. Keluarga adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat sipil, untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung program penanganan stunting dan pembangunan keluarga.
“Semua pasti sepakat bahwa stunting adalah masalah bersama. Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, kita harus terus bersatu, berkolaborasi, dan memperkuat intervensi di tingkat keluarga,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
