- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Abdulloh Hadiri Pembukaan Kejuaraan Taekwondo Internasional di Samarinda, Dukung Pembinaan Atlet

Keterangan Gambar : Pembukaan 2nd East Borneo International Taekwondo Championship 2025 berlangsung semarak di GOR Segiri Samarinda. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Pembukaan 2nd East Borneo International Taekwondo Championship 2025 berlangsung semarak di GOR Segiri Samarinda, Kamis (17/7), dengan dihadiri ratusan atlet dari empat negara dan sejumlah pejabat penting, termasuk Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh. Kehadiran Abdulloh menjadi simbol kuat dukungan legislatif terhadap pembinaan olahraga, khususnya taekwondo, di Kalimantan Timur.
Pembukaan ditandai penekanan tombol sirene oleh Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, didampingi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh, Danrem 091/ASN, dan Wali Kota Samarinda Andi Harun. Kejuaraan internasional ini akan berlangsung selama empat hari hingga 20 Juli 2025.
Sebanyak 920 atlet dari Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, dan Filipina ikut bertanding, bersama perwakilan dari 15 provinsi dan 58 klub taekwondo se-Kaltim. Jumlah peserta yang besar dan antusiasme publik menjadikan ajang ini salah satu kompetisi taekwondo paling bergengsi di kawasan timur Indonesia.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Dukung Pemekaran Kutai Utara, Nilai Penting untuk Percepatan Pelayanan dan Pembangunan0
- DPRD Kaltim Tinjau Layanan Publik di Berau, Soroti Efektivitas RSB dan UPTD PPRD0
- DPRD Kaltim Dampingi Gubernur Tinjau Tambang di Kutim, Soroti Pajak Alat Berat dan Konservasi Lingku0
- Komisi IV DPRD Kaltim Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2025, Soroti Kendala dan Rencana Perbaikan0
- Komisi III DPRD Kaltim Tinjau Badan Penghubung di Jakarta, Soroti Sarana dan Peran Promosi Daerah0
Abdulloh menilai kejuaraan ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga pembinaan karakter generasi muda. “Taekwondo bukan sekadar olahraga. Ini wadah membentuk mental dan disiplin generasi muda. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini,” tegasnya.
Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan, mulai dari Korem 091/ASN, panitia, KONI, pemerintah daerah, hingga para pembina taekwondo. Ia berharap kejuaraan ini dapat memacu semangat atlet muda Kaltim untuk berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Dengan partisipasi lintas negara dan dukungan dari berbagai elemen, East Borneo International Taekwondo Championship tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga refleksi kolaborasi nyata dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan di Benua Etam. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
