- Perkim Bontang Belum Berencana Tambah Rusunawa di Pusat Kota, Fokus Pemetaan Kebutuhan Berdasarkan D
- Perkim Bontang Genjot Perbaikan Unit Rusunawa Rusak, Target Kurangi Daftar Tunggu Penghuni
- Perkim Bontang Sebut Untuk Antrean Hunian di Rusunawa Api-Api dan Loktuan Masih Mengular
- Perbedaan Tarif Rusunawa Disesuaikan dengan Kondisi Bangunan, Bukan Fasilitas
- Perkim Bontang Terapkan Tarif Bertingkat di Rusunawa, Lantai Bawah Lebih Mahal karena Akses Lebih Mu
- Tarif Rusunawa di Bontang Berbeda Tiap Lantai, Perkim Pastikan Fasilitas Tetap Sama
- Sepi Peminat, Rusunawa Guntung Jadi Bahan Evaluasi Perkim Bontang
- Akses Jauh Jadi Kendala, Peminat Rusunawa Guntung Masih Relatif Rendah
- Rusunawa Api-Api Jadi Primadona, Tarif Murah dan Lokasi Strategis Jadi Daya Tarik
- Perkim Bontang Andalkan Perbaikan Fasilitas dan Digitalisasi untuk Dongkrak Hunian Rusunawa
Perkim Bontang Andalkan Perbaikan Fasilitas dan Digitalisasi untuk Dongkrak Hunian Rusunawa

Keterangan Gambar : Kepala Perkim Bontang, Usman di rapat bersama DPRD
Analognews.id, BONTANG – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kota Bontang terus berupaya meningkatkan, tingkat keterisian Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sebagai salah satu langkah mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026.
Baca Lainnya :
- Perkim Bontang Optimistis PAD Rusunawa Tembus Rp800 Juta di 2026, Belajar dari Capaian Tahun Lalu0
- Perkim Bontang Ajak Warga Gunakan Aplikasi APARUS, Informasi Rusunawa Dijamin Lebih Akurat dan Trans0
- Cari Rusunawa Kini Lebih Mudah, Aplikasi APARUS Tampilkan Tarif, Fasilitas hingga Unit yang Tersedia0
- APARUS Jadi Jendela Digital Rusunawa Bontang, Perkim Dorong Transparansi Informasi Hunian0
- Cek Ketersediaan Rusunawa Lewat Aplikasi APARUS, Usman: Harga, Fasilitas hingga Unit Kosong Bisa Dip0
Kepala Perkim Bontang, Usman, mengatakan strategi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga kemudahan akses informasi bagi masyarakat melalui layanan digital. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi kunci untuk menarik minat masyarakat menempati unit Rusunawa yang tersedia.
Usman menjelaskan, sejumlah perbaikan telah dilakukan pada fasilitas dan unit yang sebelumnya mengalami kerusakan agar kembali layak huni. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penghuni, sekaligus menambah daya tarik Rusunawa bagi calon penyewa.
Di sisi lain, Perkim juga mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi APARUS yang memungkinkan masyarakat mengakses informasi terkait ketersediaan unit, tarif sewa, hingga fasilitas yang tersedia secara lebih mudah dan transparan.
“Usman menilai kombinasi antara peningkatan kualitas hunian dan kemudahan akses informasi, akan menjadi faktor penting dalam mendongkrak tingkat keterisian Rusunawa sepanjang tahun 2026,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, semakin banyak unit yang terisi, maka kontribusi Rusunawa terhadap PAD juga akan meningkat. Karena itu, berbagai upaya pembenahan terus dilakukan untuk memastikan masyarakat, mendapatkan hunian yang layak sekaligus pelayanan yang lebih baik.
“Harapannya unit yang tersedia bisa terisi lebih optimal, sehingga target PAD yang telah ditetapkan dapat tercapai,” tambahnya.
Perkim menargetkan peningkatan okupansi Rusunawa pada tahun ini, seiring dengan perbaikan fasilitas dan sistem pelayanan yang semakin terbuka.
Dengan dukungan teknologi informasi dan kualitas hunian yang terus ditingkatkan, pemerintah optimistis Rusunawa dapat menjadi pilihan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan daerah.










.jpg)
