- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Pentingnya Mangrove Bagi Kehidupan Manusia
.jpg)
Keterangan Gambar : Pentingnya Mangrove bagi kehidupan manusia (int)
ANALOGNEWS.id - Presiden Joko Widodo berpesan agar terus mengoptimalisasikan persemaian serta rehabilitasi hutan tropis dan hutan mangrove karena akan menjadi potensi besar dalam menyerap karbon guna memitigasi perubahan iklim.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato tahunan di Istana Merdeka, Selasa (16/8/2022).
Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia dengan total 3,2 juta hektar yang merupakan 22,4 persen dari total luas hutan mangrove dunia.
Baca Lainnya :
- HKAN, DLH Bontang Ajak Masyarakat Berperan Aktif Jaga Ekosistem Alam0
- DLH Turunkan 19 Petugas Bersihkan Area Upacara Kemerdekaan0
- DLH Imbau Masyarakat Buang Sampah Spesifik Langsung ke TPA atau Hubungi Satgas Sampah0
- Truck Sampah Mulai Menua, DLH Harap Ada Penambahan0
- Pemerintah Bakal Bangun Tol Laut Terdalam di Kaltim, Tembus Balsam0
Ekosistem pesisir atau vegetasi laut seperti mangrove, rawa air asin, lamun dan makroalga memiliki kemampuan untuk menyerap karbon dioksida atmosfer melalui proses fotosintesis.
Dilansir dari Business Insider, menurut observasi dari Mauna Loa Observatory di Hawaii pada karbon dioksida (CO2) di level mencapai 410 ppm tidak langsung memberikan efek pada pernapasan, karena tubuh manusia juga masih membutuhkan CO2 dalam kadar tertentu.
Tetapi peningkatan level kadar CO2 secara dramatis di atmosfer akan meningkatkan polusi dan penyakit terkait.
Di Kota Bontang, pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang juga terus menggalakkan penanaman pohon secara berkala.
Saat ini, telah terdapat beberapa hutan mangrove yang berada di Kota Taman ini, seperti hutan mangrove Salebba, Berbas Pantai, dan Taman Mangrove BSD. Bahkan hampir seluruh pesisir Bontang akan kita jumpai pohon mangrove.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang Heru Triatmojo mengatakan, selama ini pemerintah selalu menggalakan pentingnya pohon mangrove untuk kehidupan manusia.
"Mangrove ini tidak hanya menjaga ekosistem alam, juga memiliki nilai ekonomis," katanya.
Selain hutan mangrove, beberapa kelompok usaha di Kota Bontang juga telah mulai mengolah buah mangrove untuk menjadi bahan makanan dan minuman. (Ar/An)










.jpg)
