- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Ketua PBNU Minta Partai Tak Eksploitasi Nahdlatul Ulama untuk Politik

Keterangan Gambar : Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf
ANALOGNEWS.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan organisasi massa Islam itu bukan untuk partai politik tertentu, melainkan untuk seluruh bangsa.
Dia pun meminta partai politik tak mengeksploitasi NU untuk kepentingan politik identitas menjelang Pemilu 2024.
"Saya ingin sampaikan disini bahwa kami tidak mau dan memohon parpol jangan pakai politik identitas, terutama identitas agama, termasuk identitas NU," kata Yahya di Kantor PBNU, Jakarta, Senin, 23 Mei 2022.
Baca Lainnya :
- Turki Tolak Swedia dan Finlandia Gabung NATO, Kenapa?0
- Arab Saudi Larang Warganya Kunjungi 16 Negara, Termasuk Indonesia0
- Jokowi Beri Tugas Khusus Luhut Untuk Urus Minyak Goreng0
- Corona Pergi, Cacar Monyet Muncul. Telah Tersebar di 12 Negara0
- Gubernur Pengganti Anies Baswedan Akan Dilantik Oktober0
Yahya Staquf mengatakan tidak boleh mengeksploitasi identitas NU untuk politik. "NU ini untuk seluruh bangsa," ujar dia.
Permintaan itu ditujukan bukan hanya untuk parpol tertentu saja, melainkan kepada semua parpol yang memanfaatkan politik identitas untuk kepentingan tertentu.
Dia mengimbau parpol tidak menggunakan NU sebagai senjata dalam konstelasi politik; karena jika hal itu terus dilakukan, maka dikhawatirkan menjadi politik tidak sehat.
"Semuanya, untuk semua partai. Jadi, NU itu enggak boleh digunakan sebagai senjata untuk kompetisi politik, karena kalau kami biarkan terus begini, ini tidak sehat," katanya.
Meski pernyataan Yahya tak menyinggung PKB, namun sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengunggah gambar kaus bertuliskan, 'Warga NU Kultural wajib ber-PKB, Struktural NU Sak karepmu' di media sosial pribadinya.
Wakil Sekjen PBNU Imron Rosyadi Hamid mengatakan sikap Muhaimin itu semakin merenggangkan hubungan PKB dengan PBNU.
"Muhaimin Iskandar telah memperluas persinggungan dengan pimpinan NU," ujar Imron saat dihubungi Tempo, Rabu, 18 Mei 2022.
Soal dugaan renggangnya hubungan PBNU dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yahya Staquf menegaskan dirinya tak pernah menyatakan apa pun yang bisa memberi pengaruh negatif terhadap PKB.
"Kami kan nggak ngapa-ngapain. Kami kan nggak melakukan apa-apa. Saya tidak memberikan pernyataan apa pun yang katakanlah berisi negatif (bagi) siapa pun, apalagi PKB. Kalau ada mengatakan renggang, ya mereka yang merenggangkan diri," ujarnya.
Sumber : Tempo










.jpg)
