- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Indonesia Juara Asean U-19 2024: Gol Tunggal Raven Hantarkan Kemenangan Dramatis atas Thailand

Keterangan Gambar : Indonesia Juara Asean U-19 2024: Gol Tunggal Raven Hantarkan Kemenangan Dramatis atas Thailand
ANALOGNEWS.id – Dalam euforia yang mengguncangkan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Timnas Indonesia mencetak sejarah dengan meraih gelar juara Asean U-19 Boys Championship 2024. Dalam final yang mendebarkan, Garuda Muda sukses mengalahkan Thailand 1-0, berkat gol emas Jens Raven pada menit ke-18 babak pertama.
Babak kedua menyajikan ketegangan yang memuncak. Thailand, bertekad membalikkan keadaan, melancarkan gelombang serangan. Namun, pertahanan solid Indonesia, yang dipimpin oleh Ikram Algiffari di bawah mistar, dengan tegas menahan setiap ancaman dari tim Gajah Putih.
Pelatih Indra Sjafri menunjukkan strategi brilian dengan melakukan pergantian penting. Pada menit ke-53, Figo Dennis masuk menggantikan Welber Jardim yang cedera. Kemudian, pada menit ke-70, Maeshaal Oman, M. Mufdi Iskandar, dan Arkhan Kaka diperkenalkan untuk menggantikan M. Riski Afrisal, M. Mufli Hidayat, dan Jens Raven, memberikan energi baru ke lapangan.
Baca Lainnya :
- Pojok Layanan DPM-PTSP Bontang0
- DPM-PTSP Bontang Ubah Nama Dokumen Rencana Laporan Pelabuhan Kawasan Industri0
- Bontang: Kota Industri yang Berpotensi Menjadi Pusat Investasi dan Pariwisata0
- Menggali Potensi Wisata di Kongbeng dan Wahau, Langkah Tepat untuk Masa Depan Kutai Timur0
- Mengawal Lingkungan di Tengah Emas Hitam, Komitmen DPRD Kutai Timur Terhadap Pengawasan Tambang Batu0
Kehadiran Thailand semakin menekan pada menit ke-79 dengan peluang emas dari tendangan bebas Thanakrit Chotmuangpak. Meski begitu, usaha tersebut digagalkan oleh pertahanan Indonesia yang solid. Tak lama setelah itu, Phongsakon Sangkasopha mencoba peruntungan dengan tendangan jarak jauh yang melebar dari gawang.
Ketegangan mencapai puncaknya pada menit ke-86 ketika Ikram Algiffari melakukan penyelamatan spektakuler terhadap tembakan keras dari Dutsadee Buranajutanon. Keberanian Ikram dan pertahanan kokoh Indonesia bertahan hingga akhir waktu normal, meski tambahan lima menit yang diberikan oleh wasit Faisal Sulaiman Albalawi menambah ketegangan.
Dengan peluit panjang yang menandai akhir pertandingan, Stadion Gelora Bung Tomo meledak dalam sorakan kegembiraan. Indonesia meraih kemenangan 1-0, mengukuhkan diri sebagai juara Asean U-19 Boys Championship 2024. Gelar ini tidak hanya menjadi kebanggaan Garuda Muda, tetapi juga momen bersejarah yang akan dikenang oleh setiap pendukung setia di seluruh tanah air. (*)










.jpg)
