- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Indonesia Juara Asean U-19 2024: Gol Tunggal Raven Hantarkan Kemenangan Dramatis atas Thailand

Keterangan Gambar : Indonesia Juara Asean U-19 2024: Gol Tunggal Raven Hantarkan Kemenangan Dramatis atas Thailand
ANALOGNEWS.id – Dalam euforia yang mengguncangkan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Timnas Indonesia mencetak sejarah dengan meraih gelar juara Asean U-19 Boys Championship 2024. Dalam final yang mendebarkan, Garuda Muda sukses mengalahkan Thailand 1-0, berkat gol emas Jens Raven pada menit ke-18 babak pertama.
Babak kedua menyajikan ketegangan yang memuncak. Thailand, bertekad membalikkan keadaan, melancarkan gelombang serangan. Namun, pertahanan solid Indonesia, yang dipimpin oleh Ikram Algiffari di bawah mistar, dengan tegas menahan setiap ancaman dari tim Gajah Putih.
Pelatih Indra Sjafri menunjukkan strategi brilian dengan melakukan pergantian penting. Pada menit ke-53, Figo Dennis masuk menggantikan Welber Jardim yang cedera. Kemudian, pada menit ke-70, Maeshaal Oman, M. Mufdi Iskandar, dan Arkhan Kaka diperkenalkan untuk menggantikan M. Riski Afrisal, M. Mufli Hidayat, dan Jens Raven, memberikan energi baru ke lapangan.
Baca Lainnya :
- Pojok Layanan DPM-PTSP Bontang0
- DPM-PTSP Bontang Ubah Nama Dokumen Rencana Laporan Pelabuhan Kawasan Industri0
- Bontang: Kota Industri yang Berpotensi Menjadi Pusat Investasi dan Pariwisata0
- Menggali Potensi Wisata di Kongbeng dan Wahau, Langkah Tepat untuk Masa Depan Kutai Timur0
- Mengawal Lingkungan di Tengah Emas Hitam, Komitmen DPRD Kutai Timur Terhadap Pengawasan Tambang Batu0
Kehadiran Thailand semakin menekan pada menit ke-79 dengan peluang emas dari tendangan bebas Thanakrit Chotmuangpak. Meski begitu, usaha tersebut digagalkan oleh pertahanan Indonesia yang solid. Tak lama setelah itu, Phongsakon Sangkasopha mencoba peruntungan dengan tendangan jarak jauh yang melebar dari gawang.
Ketegangan mencapai puncaknya pada menit ke-86 ketika Ikram Algiffari melakukan penyelamatan spektakuler terhadap tembakan keras dari Dutsadee Buranajutanon. Keberanian Ikram dan pertahanan kokoh Indonesia bertahan hingga akhir waktu normal, meski tambahan lima menit yang diberikan oleh wasit Faisal Sulaiman Albalawi menambah ketegangan.
Dengan peluit panjang yang menandai akhir pertandingan, Stadion Gelora Bung Tomo meledak dalam sorakan kegembiraan. Indonesia meraih kemenangan 1-0, mengukuhkan diri sebagai juara Asean U-19 Boys Championship 2024. Gelar ini tidak hanya menjadi kebanggaan Garuda Muda, tetapi juga momen bersejarah yang akan dikenang oleh setiap pendukung setia di seluruh tanah air. (*)










.jpg)
