- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dorong Ekspansi Pemasaran UMKM: Disperindag Kukar Gelar Program Pendampingan Digital

Keterangan Gambar : Mohammad Bustani, Kepala Bidang Pemasaran Disperindag Kukar.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Dalam upaya meningkatkan jangkauan pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah dengan menghadirkan program pendampingan pemasaran digital.
Program ini dirancang untuk mengajarkan pelaku UMKM memanfaatkan media sosial dan platform marketplace dalam promosi penjualan.
Mohammad Bustani, Kepala Bidang Pemasaran Disperindag Kukar, menjelaskan bahwa program pendampingan ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM.
Baca Lainnya :
- Dukungan Penuh Dinas Koperasi Kukar untuk UMKM Lokal 0
- Studi Komparatif Soal Ekonomi Kreatif, Pemkab Belitung Sambangi Kukar 0
- Sekda Sunggono Ajak ASN Tingkatkan Solidaritas di Acara halal Bihalal Bapenda Kukar 0
- Inovasi Dinsos Kukar: Pendaftaran BPJS Kesehatan Kini Lebih Cepat dan Mudah0
- Teknologi Inovatif Kukar Raih Apresiasi di TTG Provinsi Kaltim0
"Tujuan pendampingan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelaku UMKM tentang persyaratan yang dibutuhkan untuk memasarkan produk di marketplace," ungkap Bustani Kamis (25/4/2024).
"Ia meliputi sertifikasi halal, terutama untuk produk makanan, serta standar keamanan produk yang diunggah," tambahnya.
Sebelumnya, 20 pelaku UMKM telah berhasil mendapatkan pendampingan serupa pada tahun sebelumnya. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Kukar dan telah dilatih cara efektif memasarkan produk melalui media sosial dan marketplace.
Program ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk memperluas pangsa pasar mereka, yang akan berdampak pada pertumbuhan bisnis dan pengembangan jaringan pasar.
"Kami berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh dari program ini untuk mengembangkan usaha mereka," pungkasnya. (Adv)










.jpg)
