- Bukan Sekadar Tempat Tinggal, Rusunawa Bontang Dibagi Sesuai Kebutuhan Penghuninya
- Rusunawa Api-Api Punya Kriteria Khusus, Perkim Bontang Prioritaskan Warga Tidak Mampu
- Tak Ada Batas Minimal dan Maksimal Penghasilan Bagi Calon Penghuni, Usman: Asal Mampu Bayar Sewa
- Rusunawa Loktuan dan Guntung Usung Konsep Studio, Cocok untuk Pekerja dengan Mobilitas Tinggi
- Rusunawa di Bontang Punya Fasilitas Berbeda, Rusunawa Api-Api Diprioritaskan untuk Warga Berpenghasi
- Tarif Rusunawa Bontang Bertingkat, Makin Tinggi Lantai Tarif Makin Murah
- Penyembelihan Hewan Kurban di Bontang Capai 1.957 Ekor, Data Masih Berpotensi Bertambah
- DP3AKB Bontang Dorong Penguatan Kelembagaan KRPPA di Seluruh Kelurahan
- DKP3 Bontang Pastikan Ribuan Hewan Kurban Bebas PMK dan Layak Konsumsi
- Pemkot Bontang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul adha
DKP3 Bontang Pastikan Ribuan Hewan Kurban Bebas PMK dan Layak Konsumsi

Keterangan Gambar : dok : ist
Analognews.id, BONTANG - Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang memastikan ribuan hewan kurban yang masuk ke wilayah Bontang dalam kondisi sehat dan telah melalui pemeriksaan kesehatan menjelang Hari Raya Iduladha.
Baca Lainnya :
- Pemkot Bontang Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul adha0
- Peringatan Harkitnas di Bontang Tekankan Tantangan Kedaulatan Digital0
- Wali Kota Bontang Dorong Sineas Muda Ciptakan Karya Film Orisinal0
- Optimis, Pemkot Bontang Targetkan Angka Stunting Turun Jadi 12,5 Persen di 20260
- Wali Kota Bontang Tutup Turnamen Bola Voli Dandim Cup 20260
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Bontang, drh. Riyono mengatakan seluruh hewan kurban yang berasal dari luar daerah tetap menjalani pemeriksaan fisik meskipun telah mengantongi dokumen kesehatan dari daerah asal.
“Semua hewan yang masuk tetap kami lakukan pengecekan ulang, baik dokumen maupun kondisi fisiknya untuk memastikan kesehatannya,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, khusus sapi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki status zona hijau atau bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Meski demikian, setelah tiba di Bontang hewan tersebut tetap diwajibkan menjalani vaksinasi sebagai langkah pencegahan.
“NTT memang masih zona hijau PMK, tetapi ketika sudah masuk ke sini tetap wajib divaksin,” katanya.
Riyono menyebut tahun ini tidak ada larangan pemasukan hewan kurban dari daerah tertentu seperti yang sempat diterapkan pada periode sebelumnya. Menurutnya, kondisi sejumlah daerah pemasok kini sudah dinilai aman.
“Sekarang status daerah asal sudah sama seperti kita, jadi tidak ada pembatasan khusus lagi,” jelasnya.
Berdasarkan data DKP3, jumlah hewan kurban yang masuk ke Kota Bontang tahun ini mencapai sekitar 1.502 ekor sapi, 1.522 ekor kambing, dan 97 ekor domba. Sebagian besar kambing dan domba didatangkan dari Jawa Timur, sementara sapi berasal dari Sulawesi hingga Mataram.
Ia menambahkan, hewan kurban tersebut telah mendapatkan vaksin PMK serta pemeriksaan kesehatan lainnya seperti antisipasi penyakit Jembrana dan Lumpy Skin Disease (LSD).
“Kalau untuk cacing biasanya dilakukan pengobatan internal sebagai bagian dari perawatan kesehatan ternak,” tuturnya.
Menurut Riyono, pemeriksaan kesehatan sudah dilakukan sejak dua minggu terakhir dan hingga saat ini seluruh ternak yang diperiksa dinyatakan sehat.
“Alhamdulillah hasil pengecekan sejauh ini tidak ditemukan ternak yang bermasalah. Semua dalam kondisi sehat dan layak untuk kurban,” pungkasnya.










.jpg)
