- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dispora Kaltim Dorong Pengembangan Talenta Lokal dan Apresiasi Pemain Naturalisasi

Analognews.id, SAMARINDA - Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kalimantan Timur, Rasman Rading, menyoroti peran penting pemain naturalisasi dalam sepak bola nasional sekaligus mendorong pengembangan talenta lokal.
Ia menyebutkan bahwa keberadaan pemain naturalisasi memberikan dampak positif bagi pencapaian Indonesia di kancah internasional.
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Dorong Penguatan Pelatih Sepak Bola Demi Lahirkan Atlet Berprestasi0
- Sebanyak 156 Atlet Kaltim Terbang ke Pra-Popnas Wilayah IV di Kendari Sulawesi Tenggara0
- Cabang Olahraga Baru Pickleball disebut Jadi Andalan Kaltim di PON 2028 Mendatang0
- Dispora Kaltim Sukses Gelar Turnamen Pickleball Piala Gubernur 2024 di GOR 27 Unmul0
- Festival Musik Kaltim 2024 Diundur Hingga 30 November, Dispora Terkendala oleh Lokasi Pelaksanaan0
“Melihat atlet sepak bola yang berprestasi, meskipun melalui program naturalisasi, ini tetap menjadi kebanggaan karena menunjukkan bahwa Indonesia semakin diakui,” ujar Rasman, Rabu (20/11/2024).
Namun, ia menegaskan pentingnya fokus pada pembinaan pemain lokal untuk keberlanjutan prestasi.
“Naturalisasi memang strategi jangka pendek, tetapi kita harus menciptakan prestasi dari talenta lokal, terutama di desa, kampung, dan wilayah pesisir. Potensi itu nyata, tinggal diberi kesempatan,” tambahnya.
Untuk itu, Rasman mengimbau agar PSSI dan Dispora kabupaten/kota semakin sering mengadakan turnamen sebagai wadah eksplorasi bakat muda.
Menurutnya, kompetisi di tingkat daerah adalah langkah konkret untuk membuka peluang bagi pemain muda berbakat.
“Saat ini memang sudah ada pergerakan, tapi harus lebih ditingkatkan agar pemain muda memiliki panggung untuk tampil dan berkembang,” katanya.
Dispora Kaltim optimis bahwa dengan kolaborasi berbagai pihak, potensi lokal dapat berkembang menjadi kekuatan besar yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional, menjadikan Kaltim sebagai salah satu lumbung talenta sepak bola Indonesia. (Adv).










.jpg)
