- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Dispora Kaltim Dorong Pengembangan Talenta Lokal dan Apresiasi Pemain Naturalisasi

Analognews.id, SAMARINDA - Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kalimantan Timur, Rasman Rading, menyoroti peran penting pemain naturalisasi dalam sepak bola nasional sekaligus mendorong pengembangan talenta lokal.
Ia menyebutkan bahwa keberadaan pemain naturalisasi memberikan dampak positif bagi pencapaian Indonesia di kancah internasional.
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Dorong Penguatan Pelatih Sepak Bola Demi Lahirkan Atlet Berprestasi0
- Sebanyak 156 Atlet Kaltim Terbang ke Pra-Popnas Wilayah IV di Kendari Sulawesi Tenggara0
- Cabang Olahraga Baru Pickleball disebut Jadi Andalan Kaltim di PON 2028 Mendatang0
- Dispora Kaltim Sukses Gelar Turnamen Pickleball Piala Gubernur 2024 di GOR 27 Unmul0
- Festival Musik Kaltim 2024 Diundur Hingga 30 November, Dispora Terkendala oleh Lokasi Pelaksanaan0
“Melihat atlet sepak bola yang berprestasi, meskipun melalui program naturalisasi, ini tetap menjadi kebanggaan karena menunjukkan bahwa Indonesia semakin diakui,” ujar Rasman, Rabu (20/11/2024).
Namun, ia menegaskan pentingnya fokus pada pembinaan pemain lokal untuk keberlanjutan prestasi.
“Naturalisasi memang strategi jangka pendek, tetapi kita harus menciptakan prestasi dari talenta lokal, terutama di desa, kampung, dan wilayah pesisir. Potensi itu nyata, tinggal diberi kesempatan,” tambahnya.
Untuk itu, Rasman mengimbau agar PSSI dan Dispora kabupaten/kota semakin sering mengadakan turnamen sebagai wadah eksplorasi bakat muda.
Menurutnya, kompetisi di tingkat daerah adalah langkah konkret untuk membuka peluang bagi pemain muda berbakat.
“Saat ini memang sudah ada pergerakan, tapi harus lebih ditingkatkan agar pemain muda memiliki panggung untuk tampil dan berkembang,” katanya.
Dispora Kaltim optimis bahwa dengan kolaborasi berbagai pihak, potensi lokal dapat berkembang menjadi kekuatan besar yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional, menjadikan Kaltim sebagai salah satu lumbung talenta sepak bola Indonesia. (Adv).










.jpg)
