- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dispora Kaltim Dorong Penguatan Pelatih Sepak Bola Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Analognews.id, Samarinda - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus berupaya memperkuat kualitas pelatih dan coach olahraga, khususnya di bidang sepak bola. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lahirnya atlet-atlet potensial dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan pentingnya pembinaan terhadap pelatih. Menurutnya, pelatih memiliki peran kunci dalam melahirkan atlet berprestasi.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 156 Atlet Kaltim Terbang ke Pra-Popnas Wilayah IV di Kendari Sulawesi Tenggara0
- Cabang Olahraga Baru Pickleball disebut Jadi Andalan Kaltim di PON 2028 Mendatang0
- Dispora Kaltim Sukses Gelar Turnamen Pickleball Piala Gubernur 2024 di GOR 27 Unmul0
- Festival Musik Kaltim 2024 Diundur Hingga 30 November, Dispora Terkendala oleh Lokasi Pelaksanaan0
- Dispora Kaltim Rencanakan Pembangunan Guest House untuk Atlet di Kantor Lama0
“Kami telah meminta PSSI untuk menyiapkan calon coach agar mendapatkan lisensi, seperti lisensi C, atau bahkan persiapan ke tingkat yang lebih tinggi. Ini penting untuk meningkatkan kompetensi mereka,” ungkap Rasman, Minggu (17/11/2024).
Saat ini, Kaltim memiliki lebih dari 300 sekolah sepak bola (SSB) yang terdaftar di PSSI. Rasman menyebut hal ini sebagai pertanda positif perkembangan sepak bola daerah.
“Kemunculan SSB menunjukkan iklim sepak bola di Kaltim sangat dinamis. Ini menjadi peluang besar untuk mencetak pemain profesional yang dapat berlaga di level nasional maupun internasional,” ujarnya.
Namun, Rasman mengingatkan agar bakat lokal tetap menjadi fokus utama. “Keberhasilan pemain timnas, termasuk yang naturalisasi, memang membanggakan. Tapi kita harus tetap memperhatikan bibit-bibit lokal dari desa, pantai, dan daerah terpencil di Kaltim,” katanya.
Untuk mendukung perkembangan atlet muda, Dispora Kaltim juga mendorong PSSI kabupaten/kota agar lebih sering menggelar kejuaraan lokal. Kompetisi rutin dinilai penting untuk memberikan kesempatan pemain muda menunjukkan kemampuan mereka.
Tahun depan, Dispora Kaltim telah merencanakan program pelatihan khusus bagi pelatih. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman teknik, khususnya dalam aspek pelatihan fisik, agar regenerasi atlet dapat terus berjalan.
“Dengan pembinaan yang terencana, kita tidak perlu khawatir dengan stagnasi prestasi olahraga. Dari pelatih berkualitas, akan lahir atlet hebat yang membanggakan daerah,” tutup Rasman. (adv).










.jpg)
