- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dirawat 2 Hari, Mahasiswa yang Dibanting Polisi Telah Dipulangkan

Keterangan Gambar : M Faris Amrullah, mahasiswa yang dibanting polisi sudah boleh pulang usai 2 hari jalani pemeriksaan di RS Ciputra Hospital (Nahda Rizky Utami/detikcom)
ANALOGNEWS.id - M Faris Amrullah (21), mahasiswa yang dibanting polisi saat demo di Pemkab Tangerang, menjalani perawatan di RS Ciputra sejak Kamis (14/10) lalu. Hari ini, Faris sudah dibolehkan pulang oleh pihak rumah sakit.
"Pada hari ini alhamdulillah hasil pemeriksaan secara menyeluruh saudara Faris dari hari Kamis yang kami bawa ke RS Ciputra Hospital ini. Alhamdulillah sudah keluar semuanya, orang tua dan juga keluarga sudah dijelaskan semuanya perihal kondisi terakhir saudara Faris dan hari ini dinyatakan boleh pulang," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di RS Ciputra Hospital, Tangerang, Banten, Kamis (16/10/2021).
Dalam kesempatan itu hadir juga Faris didampingi orang tuanya, serta Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, Dandim Tangerang dan tim dokter RS Ciputra Hospital.
Baca Lainnya :
- AS Tawarkan Kompensasi Kepada Keluarga Korban Bom Drone0
- Susur Sungai, 9 Siswa MTs Ciamis Tewas0
- Ledakan Bom Kembali Terjadi di Masjid Afghanistan0
- Tujuh Sindikat Pinjaman Online Ilegal di Jakarta Dibekuk Polisi0
- Tambang Batu Bara Ilegal Masih Beroperasi di Lokasi IKN0
Koordinator Dokter Rumah Sakit Ciputra, dr. Andre Satria Gunawan mengatakan Faris menjalani perawatan medis dengan penanganan dokter spesialis saraf dan dokter spesialis ortopedi. Andre menyatakan kondisi Faris sudah baik dan dinyatakan bisa pulang.
"Pemeriksaan medis dari dokter spesialis saraf dan dokter ortopedi sudah bisa dinyatakan pulang untuk dilanjutkan kegiatan sehari-hari. Terima kasih," kata Andre.
Tim medis melakukan pemeriksaan kepada Faris, meliputi pada bagian kepala sampai tulang belakang. Namun, pihak rumah sakit tidak bisa mengungkapkan hasil pemeriksaannya kepada publik.
"Dari pemeriksaannya dari segala pemeriksaannya semua kita tidak bisa mengungkap ke publik jadi kalau untuk bapak ibu sudah bisa melihat saudara Faris, semoga, pemeriksaannya kita sudah lakukan dari kepala sampai tulang belakang ya," kata Andre
"Jadi kita lakukan pemeriksaan ya dari kepalanya CT scan kepala, bagian belakang kita foto juga CT scan dan MRI. Hasilnya udah cukup menyatakan dari dokternya sudah diizinkan boleh pulang," tambahnya.
"Di (Rumah Sakit) Ciputra udah dari kemarin sore dan semalam medical check up keseluruhan, cuman untuk hasil belum keluar hasilnya. Minta doanya semoga nggak ada yang cedera serius," ujar Faris, Jumat (15/10/2021).
Diketahui juga pada Kamis (14/10), Faris mengaku memang belum pulih sepenuhnya. Beberapa bagian tubuhnya masih terasa nyeri.
"Leher masih susah digerakin, kepala juga masih pusing," ujar Faris.(Detik.com)










.jpg)
