- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bendungan Marangkayu Jadi Harapan Masyarakat Kecamatan Marangkayu

Keterangan Gambar : Foto: Camat Marangkayu, Ambo Dalle saat menghadiri Diseminasi Tindak Lanjut Pembangunan Bendungan
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Masyarakat Kecamatan Marangkayu menantikan penyelesaian Bendungan Marangkayu yang diharapkan dapat segera memenuhi kebutuhan air bersih dan irigasi pertanian.
Camat Marangkayu, Ambo Dalle, menyatakan dukungan penuh terhadap proyek ini dalam acara Diseminasi Tindak Lanjut Bendungan Marangkayu yang diadakan pada Kamis (28/3/2024).
“Lebih cepat lebih bagus,” ujar Ambo Dalle, menekankan harapan agar bendungan dapat segera difungsikan.
Baca Lainnya :
- Desa Pela Akan Terima Bantuan Peralatan dari Pemkab Kukar0
- Upaya Desa Loh Sumber Bangun Generasi Tangguh Melalui Program Senin Peduli Bersama Pendidikan 0
- Dispora Kukar Luncurkan Program Pembinaan Seni Kaligrafi 0
- Kreativitas Anak Muda Kukar Bersinar di Festival Ramadan0
- Aji Ali Husni Tekankan Toleransi dalam Lomba Gerak Sahur Maluhu0
Ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian masalah ganti rugi lahan agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari pembangunan bendungan.
Dalam acara yang dipimpin oleh Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, berbagai masukan dan pendapat disampaikan oleh peserta yang terdiri dari BPBD, Dinas PU, dan pihak kecamatan.
Muhammad Dikin dari PT. Indra Karya menjelaskan bahwa empat desa akan terdampak jika terjadi status Siaga dan Awas pada bendungan, dengan total penduduk berisiko mencapai 368 jiwa.
Dikin juga menggarisbawahi pentingnya Rencana Tindak Darurat (RTD) sebagai panduan bagi pemilik dan pengelola bendungan dalam mengantisipasi risiko kegagalan.
“Semua kemungkinan risiko sudah diantisipasi,” ungkap Dikin. (Adv)










.jpg)
