- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Atasi Stunting, Disketapang Kukar Tingkatkan Bantuan melalui Program Gerimis

Keterangan Gambar : Foto: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Sutikno.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar bakal meningkatkan bantuan susu dan telur bagi siswa-siswi sekolah dasar (SD) di daerah lokus stunting melalui Program Gerakan Gemar Minum Susu (Gerimis) dan makan telur.
Tujuan program ini untuk meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak, serta mencegah stunting yang bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Kepala Disketapang Kukar, Sutikno, mengatakan program ini sudah dijalankan sejak 2023 lalu, dan tahun 2024 ini volumenya dinaikkan lagi.
Baca Lainnya :
- Kecamatan Tenggarong Tingkatkan Kualitas Infrastruktur di 20240
- Pembangunan Pasar Tangga Arung Dilanjutkan April 20240
- Sejumlah Lomba Meriahkan Festival Ramadan di Masjid Agung Tenggarong 0
- Surat Edaran Bupati Kukar Selama Bulan Ramadan 20240
- Dinsos Kukar Beri Bantuan Korban Pencabulan di Sebulu0
“Tahun ini, ada delapan sekolah dasar yang menjadi target program gerakan makan telur minum susu. Sasarannya yaitu kecamatan-kecamatan yang jadi lokus daerah stunting,” ujarnya, Jumat (8/3/2024).
Kecamatan-kecamatan yang dimaksud adalah Muara Badak, Samboja, Tenggarong Seberang, Kota Bangun Darat, dan Kota Bangun.
Kata Sutikno, di setiap kecamatan, ada dua SD yang mendapatkan bantuan, kecuali Kota Bangun Darat dan Kota Bangun yang masing-masing satu SD. Bantuan diberikan mulai kelas 1 sampai 3 dengan masing-masing sekolah sebanyak 50 siswa.
Sutikno menambahkan, agar bantuan tepat sasaran, Disketapang bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) kecamatan dan pihak sekolah masing-masing. Sebab mereka lebih mengetahui secara detail siswa-siswi mana yang berhak mendapatkan bantuan itu.
“Kami berharap dengan program ini, angka stunting di Kutai Kartanegara bisa turun dan anak-anak kita bisa tumbuh sehat dan cerdas,” tutupnya. (Adv)










.jpg)
