- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Aksi 1706 Tuntut Indonesia Putus Hubungan Diplomatik dengan India

Keterangan Gambar : Massa PA 212 mulai berdatangan ke depan Kedubes India, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022). Foto: Jonathan Devin/kumparan
ANALOGNEWS.id - Persaudaraan Alumni PA 212 menggelar aksi di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) India di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022).
Demonstrasi yang bertajuk Aksi 1706 itu merupakan protes atas dugaan penghinaan yang dilakukan salah satu politisi India kepada Nabi Muhammad.
Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan ke kepolisian.
Baca Lainnya :
- Warga Buffer Zone Tuntut PT Pupuk Kaltim Terbuka Soal Aliran Dana CSR0
- Pria di Penajam Tewas Diterkam Buaya saat Menyelam Mencari Umpan 0
- Timsel Buka Pendaftaran Anggota Bawaslu Kaltim0
- Tak Diberdayakan, Ratusan Warga Guntung Demo PT Wika0
- Nikita Mirzani Datangi Polres Serang Kota untuk Menjalani Pemeriksaan0
"Seperti biasanya kami hanya melayangkan surat pemberitahuan," kata Novel.
Ia juga menyampaikan 7 tuntutan dalam aksi besok. Salah satu di antaranya meminta agar pemerintah Indonesia memutus hubungan diplomatik terhadap India jika tuntutan mereka tidak dikabulkan pemerintah India.
Polisi menyiagakan 600 personel guna mengamankan aksi unjuk rasa kali ini. Kepadatan arus lalu lintas juga terjadi menjelang lokasi unjuk rasa.
Sementara, arus lalu lintas di lokasi telah dilakukan rekayasa oleh pihak kepolisan. Kendaraan yang melaju di Jalan Rasuna Said menuju Tendean hanya dapat melalui jalur cepat. (*/An)
Sumber : Kumparan










.jpg)
