- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Aksi 1706 Tuntut Indonesia Putus Hubungan Diplomatik dengan India

Keterangan Gambar : Massa PA 212 mulai berdatangan ke depan Kedubes India, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022). Foto: Jonathan Devin/kumparan
ANALOGNEWS.id - Persaudaraan Alumni PA 212 menggelar aksi di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) India di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022).
Demonstrasi yang bertajuk Aksi 1706 itu merupakan protes atas dugaan penghinaan yang dilakukan salah satu politisi India kepada Nabi Muhammad.
Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan ke kepolisian.
Baca Lainnya :
- Warga Buffer Zone Tuntut PT Pupuk Kaltim Terbuka Soal Aliran Dana CSR0
- Pria di Penajam Tewas Diterkam Buaya saat Menyelam Mencari Umpan 0
- Timsel Buka Pendaftaran Anggota Bawaslu Kaltim0
- Tak Diberdayakan, Ratusan Warga Guntung Demo PT Wika0
- Nikita Mirzani Datangi Polres Serang Kota untuk Menjalani Pemeriksaan0
"Seperti biasanya kami hanya melayangkan surat pemberitahuan," kata Novel.
Ia juga menyampaikan 7 tuntutan dalam aksi besok. Salah satu di antaranya meminta agar pemerintah Indonesia memutus hubungan diplomatik terhadap India jika tuntutan mereka tidak dikabulkan pemerintah India.
Polisi menyiagakan 600 personel guna mengamankan aksi unjuk rasa kali ini. Kepadatan arus lalu lintas juga terjadi menjelang lokasi unjuk rasa.
Sementara, arus lalu lintas di lokasi telah dilakukan rekayasa oleh pihak kepolisan. Kendaraan yang melaju di Jalan Rasuna Said menuju Tendean hanya dapat melalui jalur cepat. (*/An)
Sumber : Kumparan










.jpg)
