- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Akhmed Reza Fachlevi Nilai Tingkat Literasi di Kaltim Masih Rendah

Keterangan Gambar : Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi menekankan pentingnya budaya budaya literasi bagi kemajuan sebuah bangsa. Oleh karena itu ia pun turut mendorong agar masyarakat meningkatkan minatnya terhadap budaya literasi.
“Budaya membaca masyarakat perlu ditingkatkan lagi. Apalagi tingkat literasi kita di Kaltim masih rendah,” ungkap Reza sapaan akrabnya, Beberapa waktu lalu .
Ia mengambil contoh, seperti minat masyarakat untuk membaca terkait bagaimana sejarah kemerdekaan bangsa ini diperoleh. Sehingga proses sejarah yang begitu panjang sampai puncak kemerdekaan dapat dipahami oleh seluruh warga Indonesia.
Baca Lainnya :
- Puji Minta Peran Orang Tua dalam memaksimalkan Pendidikan Terhadap Anak0
- Legislator Kaltim Komitmen Wujudkan Pemerataan Distribusi Energi Listrik di Kaltim0
- Legislator Kaltim Berikan Catatan Terhadap Program RLH Pemprov0
- Maraknya Antrian Panjang BBM di Kaltim, Mimi Minta Perhatian Serius Pemerintah0
- Samsun Dorong Optimalisasi Pemanfaatan SDA di Kaltim Melalui Program Hilirisasi0
“Ini penting, sehingga proses sejarah yang panjang itu dapat dipahami. Untuk itu, budaya literasi yang baik sangat penting untuk ditingkatkan,” serunya.
Politikus Partai Gerindra ini meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim untuk dapat memberikan ruang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat, dalam hal peningkatan budaya literasi. Seperti menyediakan pojok baca di ruang publik.
“Kita juga mengikuti era digital, jadi membaca tidak hanya melalui buku saja, tapi bisa melalui handphone atau aplikasi yang lainnya,” terangnya.(Adv/DPRD Kaltim)










.jpg)
