- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Akhmed Reza Fachlevi Nilai Tingkat Literasi di Kaltim Masih Rendah

Keterangan Gambar : Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi menekankan pentingnya budaya budaya literasi bagi kemajuan sebuah bangsa. Oleh karena itu ia pun turut mendorong agar masyarakat meningkatkan minatnya terhadap budaya literasi.
“Budaya membaca masyarakat perlu ditingkatkan lagi. Apalagi tingkat literasi kita di Kaltim masih rendah,” ungkap Reza sapaan akrabnya, Beberapa waktu lalu .
Ia mengambil contoh, seperti minat masyarakat untuk membaca terkait bagaimana sejarah kemerdekaan bangsa ini diperoleh. Sehingga proses sejarah yang begitu panjang sampai puncak kemerdekaan dapat dipahami oleh seluruh warga Indonesia.
Baca Lainnya :
- Puji Minta Peran Orang Tua dalam memaksimalkan Pendidikan Terhadap Anak0
- Legislator Kaltim Komitmen Wujudkan Pemerataan Distribusi Energi Listrik di Kaltim0
- Legislator Kaltim Berikan Catatan Terhadap Program RLH Pemprov0
- Maraknya Antrian Panjang BBM di Kaltim, Mimi Minta Perhatian Serius Pemerintah0
- Samsun Dorong Optimalisasi Pemanfaatan SDA di Kaltim Melalui Program Hilirisasi0
“Ini penting, sehingga proses sejarah yang panjang itu dapat dipahami. Untuk itu, budaya literasi yang baik sangat penting untuk ditingkatkan,” serunya.
Politikus Partai Gerindra ini meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim untuk dapat memberikan ruang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat, dalam hal peningkatan budaya literasi. Seperti menyediakan pojok baca di ruang publik.
“Kita juga mengikuti era digital, jadi membaca tidak hanya melalui buku saja, tapi bisa melalui handphone atau aplikasi yang lainnya,” terangnya.(Adv/DPRD Kaltim)










.jpg)
