- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Tingkatkan Layanan Posyandu, Komitmen Kelurahan Timbau Atasi Stunting

Keterangan Gambar : Foto: Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Kelurahan Timbau menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengatasi stunting melalui peningkatan layanan Posyandu.
Lurah Marten Hedy Yudha Murhans menegaskan pentingnya kegiatan Posyandu yang diadakan secara rutin setiap bulan.
“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan Posyandu dapat berjalan dengan maksimal,” ujar Marten, Jumat Rabu (22/3/2024).
Baca Lainnya :
- Pemdes Muara Enggelam bakal Bangun Homestay Unik dari Pohon Tua0
- Edi Damansyah Resmikan Puskesmas Pembantu di Kelurahan Bukit Biru0
- Momen Haru di Buka Puasa Bersama Bupati Edi Damansyah, Ibu Hamil Menangkan Hadiah Umrah0
- Tri Joko Kuncoro Apresiasi Kinerja Pengurus Karang Taruna Krida Mulya Maluhu0
- Bupati Kukar Buka Festival Ramadan di Maluhu0
Dengan 12 Posyandu Balita dan 5 Posyandu Lansia, Kelurahan Timbau bertekad untuk terus mengembangkan kemampuan kader-kadernya.
Saat ini, terdapat sekitar 23 balita stunting di setiap wilayah kelurahan, yang menjadi fokus utama dari upaya penanganan stunting. “Jika orang tua balita tidak dapat hadir di Posyandu, kader kami akan mengunjungi mereka di rumah,” tambah Marten.
Marten juga menyampaikan bahwa beberapa kader Posyandu telah mengikuti studi tour ke Yogyakarta, yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan dalam mengelola kegiatan Posyandu.
“Jika orang tua balita tidak dapat hadir di Posyandu, kader kami akan mengunjungi mereka di rumah untuk memastikan bahwa balita mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan,” ungkapnya.
Selain itu, Marten mengungkapkan bahwa Kelurahan Timbau telah mengajukan proposal kepada DPMD untuk pembangunan dua bangunan Posyandu baru, mengingat masih banyak Posyandu yang belum memiliki bangunan sendiri.
Koordinasi yang erat dengan Puskesmas Rapak Mahang juga menjadi prioritas untuk memastikan kegiatan Posyandu berjalan dengan tepat dan efektif.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Kelurahan Timbau berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penanganan stunting dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak di wilayahnya. (Adv)










.jpg)
