- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Tingkatkan Layanan Posyandu, Komitmen Kelurahan Timbau Atasi Stunting

Keterangan Gambar : Foto: Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Kelurahan Timbau menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengatasi stunting melalui peningkatan layanan Posyandu.
Lurah Marten Hedy Yudha Murhans menegaskan pentingnya kegiatan Posyandu yang diadakan secara rutin setiap bulan.
“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan Posyandu dapat berjalan dengan maksimal,” ujar Marten, Jumat Rabu (22/3/2024).
Baca Lainnya :
- Pemdes Muara Enggelam bakal Bangun Homestay Unik dari Pohon Tua0
- Edi Damansyah Resmikan Puskesmas Pembantu di Kelurahan Bukit Biru0
- Momen Haru di Buka Puasa Bersama Bupati Edi Damansyah, Ibu Hamil Menangkan Hadiah Umrah0
- Tri Joko Kuncoro Apresiasi Kinerja Pengurus Karang Taruna Krida Mulya Maluhu0
- Bupati Kukar Buka Festival Ramadan di Maluhu0
Dengan 12 Posyandu Balita dan 5 Posyandu Lansia, Kelurahan Timbau bertekad untuk terus mengembangkan kemampuan kader-kadernya.
Saat ini, terdapat sekitar 23 balita stunting di setiap wilayah kelurahan, yang menjadi fokus utama dari upaya penanganan stunting. “Jika orang tua balita tidak dapat hadir di Posyandu, kader kami akan mengunjungi mereka di rumah,” tambah Marten.
Marten juga menyampaikan bahwa beberapa kader Posyandu telah mengikuti studi tour ke Yogyakarta, yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan dalam mengelola kegiatan Posyandu.
“Jika orang tua balita tidak dapat hadir di Posyandu, kader kami akan mengunjungi mereka di rumah untuk memastikan bahwa balita mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan,” ungkapnya.
Selain itu, Marten mengungkapkan bahwa Kelurahan Timbau telah mengajukan proposal kepada DPMD untuk pembangunan dua bangunan Posyandu baru, mengingat masih banyak Posyandu yang belum memiliki bangunan sendiri.
Koordinasi yang erat dengan Puskesmas Rapak Mahang juga menjadi prioritas untuk memastikan kegiatan Posyandu berjalan dengan tepat dan efektif.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Kelurahan Timbau berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penanganan stunting dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak di wilayahnya. (Adv)










.jpg)
