- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Tingkatkan Layanan Posyandu, Komitmen Kelurahan Timbau Atasi Stunting

Keterangan Gambar : Foto: Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Kelurahan Timbau menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengatasi stunting melalui peningkatan layanan Posyandu.
Lurah Marten Hedy Yudha Murhans menegaskan pentingnya kegiatan Posyandu yang diadakan secara rutin setiap bulan.
“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan Posyandu dapat berjalan dengan maksimal,” ujar Marten, Jumat Rabu (22/3/2024).
Baca Lainnya :
- Pemdes Muara Enggelam bakal Bangun Homestay Unik dari Pohon Tua0
- Edi Damansyah Resmikan Puskesmas Pembantu di Kelurahan Bukit Biru0
- Momen Haru di Buka Puasa Bersama Bupati Edi Damansyah, Ibu Hamil Menangkan Hadiah Umrah0
- Tri Joko Kuncoro Apresiasi Kinerja Pengurus Karang Taruna Krida Mulya Maluhu0
- Bupati Kukar Buka Festival Ramadan di Maluhu0
Dengan 12 Posyandu Balita dan 5 Posyandu Lansia, Kelurahan Timbau bertekad untuk terus mengembangkan kemampuan kader-kadernya.
Saat ini, terdapat sekitar 23 balita stunting di setiap wilayah kelurahan, yang menjadi fokus utama dari upaya penanganan stunting. “Jika orang tua balita tidak dapat hadir di Posyandu, kader kami akan mengunjungi mereka di rumah,” tambah Marten.
Marten juga menyampaikan bahwa beberapa kader Posyandu telah mengikuti studi tour ke Yogyakarta, yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan dalam mengelola kegiatan Posyandu.
“Jika orang tua balita tidak dapat hadir di Posyandu, kader kami akan mengunjungi mereka di rumah untuk memastikan bahwa balita mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan,” ungkapnya.
Selain itu, Marten mengungkapkan bahwa Kelurahan Timbau telah mengajukan proposal kepada DPMD untuk pembangunan dua bangunan Posyandu baru, mengingat masih banyak Posyandu yang belum memiliki bangunan sendiri.
Koordinasi yang erat dengan Puskesmas Rapak Mahang juga menjadi prioritas untuk memastikan kegiatan Posyandu berjalan dengan tepat dan efektif.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Kelurahan Timbau berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penanganan stunting dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak di wilayahnya. (Adv)










.jpg)
