- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Sapto Setyo Peamono: Bangkitkan Semangat Nasionalisme dan Perjuangkan Kesejahteraan Veteran

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan. (Foto: HUMAS Sekretariat DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Dalam peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Kesuma Bangsa Samarinda pada Minggu, 10 November 2024, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sapto Setyo Pramono, menegaskan pentingnya semangat nasionalisme bagi seluruh generasi, terutama di kalangan anak muda.
Peringatan ini tentu menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia
Mewakili Ketua DPRD Kaltim, Sapto hadir untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur.
Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dirasakan bangsa Indonesia saat ini tidak lepas dari perjuangan para pahlawan yang mengorbankan segalanya demi tanah air.
“Bangsa ini bisa tenteram hingga sekarang karena perjuangan pahlawan kita. Namun, generasi muda saat ini cenderung melupakan sejarah dan nilai-nilai nasionalisme,” ungkap Sapto dengan serius.
Ia mengamati bahwa reformasi yang telah membawa banyak perubahan, juga mengakibatkan semangat nasionalisme, terutama di kalangan anak muda, mulai memudar.
Sapto menyoroti pentingnya pendidikan nasionalisme sejak usia dini sebagai solusi untuk membangkitkan kembali semangat kebangsaan. Ia juga mengkritisi kurikulum Merdeka yang dinilai tidak cukup efektif dalam membangun karakter nasionalis pada anak-anak sekolah.
“Kembalikan seperti dulu, ketika jiwa nasionalis terbentuk lebih kuat,” kata Sapto, mengharapkan adanya pembenahan dalam pendidikan yang lebih menekankan pada nilai-nilai kebangsaan.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Sapto juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan veteran. Ia menilai sudah saatnya ada langkah konkret untuk memperkuat regulasi yang mendukung kesejahteraan dan kesehatan para legiun veteran yang telah berjuang di garis depan.
“Para veteran ini adalah pahlawan yang langsung berjuang melawan penjajah. Kita wajib memperjuangkan kesejahteraan mereka,” tegas Sapto. Ia berjanji untuk terus memperjuangkan hak-hak veteran dan memastikan bahwa mereka mendapatkan perhatian yang layak atas jasa mereka.
Dalam waktu dekat, Sapto bersama rekan-rekannya di DPRD Kaltim berencana untuk mengadakan pertemuan dengan para veteran dan pihak pemerintah untuk membahas rancangan peraturan daerah (Perda) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan veteran.
“Kita akan bahas bersama bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan para veteran melalui regulasi yang lebih mendukung,” tutupnya.
Dengan semangat perjuangan yang terus mengalir, Sapto berharap agar seluruh masyarakat, terutama generasi muda, dapat lebih menghargai perjuangan para pahlawan dan kembali menanamkan semangat nasionalisme yang kuat demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
