- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
PSM Makassar Cetak Rekor Baru, Tim Indonesia Pertama Lolos Final AFC Zona Asean
.jpg)
Keterangan Gambar : Pemain PSM Makassar saat menjalani latihan (sumber foto - Facebook psm_makassar)
ANALOGNEWS.id - PSM Makassar berhasil lolos ke final Piala AFC 2022 zona ASEAN setelah mengalahkan Kedah Darul Aman FC di semifinal.
Pencapaian tim laskar ayam jantan ini merupakan sejarah baru bagi Indonesia. PSM Makassar menjadi tim Indonesia pertama yang berhasil lolos ke final Piala AFC Zona Asean.
PSM Makassar lolos ke final AFC Zona ASEAN usai menang melawan Kedah Darul Aman FC dengan skor 2-1 di babak semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (9/8/2022).
Baca Lainnya :
- Samarinda dalam Grafis, Karya Cinta untuk Kota Tepian0
- Perusahaan Tambang China yang Beroperasi di Indonesia0
- Turnamen Volly Dandim Bontang Cup Resmi Ditutup, Pemenang Akan Berlaga ke Samarinda0
- Akademisi Dukung Aksi Warga yang Menghadang Tambang Ilegal di Kaltim0
- Kominfo Normalisasi Sistem Elektronik yang Diblokir0
Kemenangan untuk satu-satunya wakil Indonesia di Piala AFC itu tercipta berkat gol dari Yakob Sayuri pada menit 31 dan gol Yuran Fernandes pada menit 54.
Sementara itu, Kedah FC hanya mampu membalas satu gol lewat sepakan Fayadh Zulkifli pada menit 86. Namun, situasi tak kunjung imbang meskipun wasit memberi tambahan waktu 7 menit di babak kedua.
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menyebut kemenangan tim asuhannya di laga semifinal merupakan hasil yang menakjubkan.
Pasalnya, PSM sampai akhir pertandingan terpaksa bermain hanya dengan sembilan orang karena dua pemainnya, yaitu Yuran dan Agung Mannan diganjar kartu merah oleh wasit di babak kedua.
"Saya mengucapkan selamat kepada anak-anak asuh saya karena bermain hanya dengan 9 pemain melawan 11 menakjubkan," kata Tavares saat jumpa pers usai laga.
Ia juga menilai timnya memulai pertandingan dengan baik. Pemain PSM sejak menit pertama sampai akhir konsisten menekan dan menebar ancaman di gawang Kedah FC.
Kapten PSM Willem Pluim, yang diwaspadai oleh pelatih Kedah, membuktikan kualitasnya saat semifinal lewat operan-operan dan tendangan langsung ke gawang yang menyulitkan kiper Kedah Ifwat Akmal.
Tidak hanya Pluim, pemain PSM seperti misalnya Kenzo Nambu juga konsisten menyebar ancaman ke gawang Kedah. Kenzo pada menit 17 sempat memasukkan bola ke gawang, tetapi wasit menganulir gol itu karena offside.
Di babak kedua, Kedah berupaya memberi tekanan kepada pemain PSM terutama setelah pelatih Aidil Sharin Sahak mengganti beberapa pemainnya.
Pemain Kedah di babak kedua juga tampak lebih termotivasi untuk mencetak gol mengingat PSM saat itu kehilangan dua pemainnya karena kartu merah.
Namun sampai berakhirnya masa injury time, asa Kedah FC untuk melaju ke final Piala AFC pupus mengingat PSM tetap unggul 2-1. (*)










.jpg)
