- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Pasar Ramadan Tenggarong Ditetapkan di Masjid Agung Sultan Sulaiman

Keterangan Gambar : Camat Tenggarong, Sukono. (*)
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Bulan suci Ramadan tinggal menghitung hari. Bagi masyarakat Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mencari takjil atau makanan untuk berbuka puasa tidak akan sulit lagi. Pasalnya, Pemerintah Kecamatan Tenggarong telah menetapkan satu lokasi untuk Pasar Ramadan, yaitu di depan Masjid Agung Sultan Sulaiman.
Lokasi ini dipilih karena memiliki banyak kelebihan, seperti strategis, luas, dan nyaman.
Selain itu, lokasi ini juga dapat mengantisipasi kemacetan yang sering terjadi di Jalan Panjaitan dan S Parman, yang sebelumnya menjadi lokasi Pasar Ramadan.
Baca Lainnya :
- Bupati Edi Buka Lorong Pasar Ramadan di Masjid Agung Tenggarong0
- Peristiwa Dibalik Perayaan Hari Kenaikan Isa Almasih 0
- Kukar Berkah Menuai Pujian, Pemuka Agama Dukung Kelanjutan Program Bupati Edi0
- Dua Penghafal Al Quran Asal Kota Bangun Diberangkatkan Rendi Solihin ke Tanah Suci0
- Safari Ramadhan di Kota Bangun, Habib Abdurrahman Ajak Ribuan Jemaah Doakan Kepemimpinan Wabup Kukar0
Camat Tenggarong Sukono mengatakan, keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan Forkopimcam, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Lurah, dan perwakilan pedagang.
Ia berharap, dengan adanya Pasar Ramadhan ini, masyarakat dapat lebih merayakan bulan suci Ramadhan dengan khidmat dan semarak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan saling menghormati di bulan suci ini. Kami juga berterima kasih kepada para pedagang yang telah bersedia berjualan di lokasi yang kami tentukan. Kami tidak akan memungut biaya apapun dari mereka, hanya mengatur pembagian kelompok pedagang saja,” kata Sukono, Rabu (6/3/2024).
Sukono menambahkan, saat ini, sudah ada 85 pedagang yang mendaftar, dan jumlah tenda yang disediakan sebanyak 150-180 petak. Pemasangan tenda akan dilakukan pada H-5 Ramadan.
“Di Pasar Ramadan ini, masyarakat dapat menikmati berbagai macam jenis takjil dan makanan untuk berbuka puasa, dari kue basah, kue kering, hingga makanan berat. Semua tersedia dengan harga yang bervariasi, ada yang murah dan ada yang mahal. Jadi, tidak perlu bingung lagi, tinggal datang saja ke Pasar Ramadhan di depan Masjid Agung dan Monumen Pancasila,” pungkas Sukono. (Adv)










.jpg)
