- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Kelompok Darwis Desa Pela Raih Penghargaan Kalpataru 2024 Berkat Usaha Selamatkan Pesut Mahakam

Keterangan Gambar : Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), H. Rendi Solihin, menghadiri Penganugerahan Penghargaan Kalpataru 2024
ANALOGNEWS.id, TENGGARONG - Dalam sebuah momen penuh prestasi, Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), H. Rendi Solihin, menghadiri Penganugerahan Penghargaan Kalpataru 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/6/2024).
Penganugerahan Kalpataru kali ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024, yang mengangkat tema “Restorasi Lahan, Desertifikasi, dan Ketahanan Kekeringan”. Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah penghargaan yang diterima oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Baumbai, Bebudaya (B3) Desa Pela dari Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kukar. Mereka berhasil meraih penghargaan kategori Penyelamat Lingkungan.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua Pokdarwis B3 Desa Pela, Alimin, yang mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Prestasi ini diraih berkat upaya gigih Pokdarwis B3 Desa Pela dalam mempertahankan populasi Pesut Mahakam, salah satu spesies lumba-lumba air tawar yang terancam punah.
Baca Lainnya :
- Kutai Kartanegara Luncurkan Aplikasi Srikandi Versi 3 untuk Tingkatkan Kualitas Kearsipan0
- Pemkab Kukar Gelar Pelatihan Aplikasi Srikandi Versi 30
- Bupati Kukar Resmikan Jalan Desa Segihan, Warga Sambut Gembira0
- Peresmian Tugu Latsitarda XLIV 2024 di Tenggarong: Simbol Sinergi TNI dan Masyarakat0
- Keseruan Lomba Mancing Idaman Kukar 2024: Lebih dari Sekadar Memancing0
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa para penerima Penghargaan Kalpataru merupakan pahlawan lingkungan yang telah melakukan tindakan luar biasa dan nyata. "Upaya mereka dalam mempertahankan, meningkatkan, dan memulihkan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan, serta kualitas sosial masyarakat, sangat luar biasa," ujarnya.
Siti Nurbaya berharap, para penerima penghargaan tidak berhenti berkarya dan terus menebarkan semangat positif bagi pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Ia juga mengajak generasi muda untuk semakin terlibat dalam menjaga, merawat, dan melestarikan alam dan lingkungan hidup. (Adv)










.jpg)
