- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kelompok Darwis Desa Pela Raih Penghargaan Kalpataru 2024 Berkat Usaha Selamatkan Pesut Mahakam

Keterangan Gambar : Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), H. Rendi Solihin, menghadiri Penganugerahan Penghargaan Kalpataru 2024
ANALOGNEWS.id, TENGGARONG - Dalam sebuah momen penuh prestasi, Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), H. Rendi Solihin, menghadiri Penganugerahan Penghargaan Kalpataru 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/6/2024).
Penganugerahan Kalpataru kali ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024, yang mengangkat tema “Restorasi Lahan, Desertifikasi, dan Ketahanan Kekeringan”. Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah penghargaan yang diterima oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Baumbai, Bebudaya (B3) Desa Pela dari Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kukar. Mereka berhasil meraih penghargaan kategori Penyelamat Lingkungan.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua Pokdarwis B3 Desa Pela, Alimin, yang mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Prestasi ini diraih berkat upaya gigih Pokdarwis B3 Desa Pela dalam mempertahankan populasi Pesut Mahakam, salah satu spesies lumba-lumba air tawar yang terancam punah.
Baca Lainnya :
- Kutai Kartanegara Luncurkan Aplikasi Srikandi Versi 3 untuk Tingkatkan Kualitas Kearsipan0
- Pemkab Kukar Gelar Pelatihan Aplikasi Srikandi Versi 30
- Bupati Kukar Resmikan Jalan Desa Segihan, Warga Sambut Gembira0
- Peresmian Tugu Latsitarda XLIV 2024 di Tenggarong: Simbol Sinergi TNI dan Masyarakat0
- Keseruan Lomba Mancing Idaman Kukar 2024: Lebih dari Sekadar Memancing0
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa para penerima Penghargaan Kalpataru merupakan pahlawan lingkungan yang telah melakukan tindakan luar biasa dan nyata. "Upaya mereka dalam mempertahankan, meningkatkan, dan memulihkan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan, serta kualitas sosial masyarakat, sangat luar biasa," ujarnya.
Siti Nurbaya berharap, para penerima penghargaan tidak berhenti berkarya dan terus menebarkan semangat positif bagi pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Ia juga mengajak generasi muda untuk semakin terlibat dalam menjaga, merawat, dan melestarikan alam dan lingkungan hidup. (Adv)










.jpg)
