- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Kelompok Darwis Desa Pela Raih Penghargaan Kalpataru 2024 Berkat Usaha Selamatkan Pesut Mahakam

Keterangan Gambar : Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), H. Rendi Solihin, menghadiri Penganugerahan Penghargaan Kalpataru 2024
ANALOGNEWS.id, TENGGARONG - Dalam sebuah momen penuh prestasi, Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar), H. Rendi Solihin, menghadiri Penganugerahan Penghargaan Kalpataru 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/6/2024).
Penganugerahan Kalpataru kali ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024, yang mengangkat tema “Restorasi Lahan, Desertifikasi, dan Ketahanan Kekeringan”. Salah satu sorotan utama dalam acara ini adalah penghargaan yang diterima oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Baumbai, Bebudaya (B3) Desa Pela dari Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kukar. Mereka berhasil meraih penghargaan kategori Penyelamat Lingkungan.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua Pokdarwis B3 Desa Pela, Alimin, yang mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Prestasi ini diraih berkat upaya gigih Pokdarwis B3 Desa Pela dalam mempertahankan populasi Pesut Mahakam, salah satu spesies lumba-lumba air tawar yang terancam punah.
Baca Lainnya :
- Kutai Kartanegara Luncurkan Aplikasi Srikandi Versi 3 untuk Tingkatkan Kualitas Kearsipan0
- Pemkab Kukar Gelar Pelatihan Aplikasi Srikandi Versi 30
- Bupati Kukar Resmikan Jalan Desa Segihan, Warga Sambut Gembira0
- Peresmian Tugu Latsitarda XLIV 2024 di Tenggarong: Simbol Sinergi TNI dan Masyarakat0
- Keseruan Lomba Mancing Idaman Kukar 2024: Lebih dari Sekadar Memancing0
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa para penerima Penghargaan Kalpataru merupakan pahlawan lingkungan yang telah melakukan tindakan luar biasa dan nyata. "Upaya mereka dalam mempertahankan, meningkatkan, dan memulihkan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan, serta kualitas sosial masyarakat, sangat luar biasa," ujarnya.
Siti Nurbaya berharap, para penerima penghargaan tidak berhenti berkarya dan terus menebarkan semangat positif bagi pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Ia juga mengajak generasi muda untuk semakin terlibat dalam menjaga, merawat, dan melestarikan alam dan lingkungan hidup. (Adv)










.jpg)
