- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DPRD PPU Sambut Baik Dibukanya Kawasan IKN untuk Umum

Keterangan Gambar : Anggota DPRD PPU, Wahid
ANALOGNEWS.id, PENAJAM- Dibukanya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) bagi pengunjung umum sejak 16 September 2024 disambut positif oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU).
Anggota DPRD PPU, Wahid, mengungkapkan bahwa hal ini menjadi kesempatan baik bagi masyarakat untuk melihat langsung perkembangan pembangunan IKN. Kawasan ini sebelumnya ditutup sementara untuk umum terkait persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia dan sejumlah proyek pembangunan yang tengah dikebut.
“Baguslah kalau sekarang IKN sudah dibuka untuk umum. Tapi tetap keamanan dan ketertiban pengunjung harus diperhatikan,” ujar Wahid.
Politisi Partai Gerindra ini menilai, bahwa masyarakat kini bisa mendapatkan gambaran langsung tentang kemajuan pembangunan ibu kota negara baru ini, yang selama ini hanya bisa diakses melalui pemberitaan di media maupun media sosial.
Meski kawasan IKN telah dibuka, ada beberapa prosedur yang tetap harus diikuti oleh para pengunjung. Ia mengingatkan pentingnya keamanan dan ketertiban selama berada di area IKN, sejalan dengan ketentuan yang telah diterapkan oleh Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Menurutnya, dengan adanya aturan ini, pengunjung diharapkan bisa menikmati kunjungan mereka sekaligus tetap menjaga lingkungan pembangunan yang masih berlangsung.
Pembukaan kawasan IKN ini tidak hanya menjadi langkah maju bagi proyek strategis nasional tersebut, tetapi juga membawa dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, masyarakat PPU kini dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan IKN di wilayah mereka.
“Kami berharap semua elemen bisa berkontribusi menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban agar kunjungan ke IKN terus menjadi pengalaman yang baik bagi masyarakat luas,” tutupnya. (*)










.jpg)
