- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DPRD PPU Sambut Baik Dibukanya Kawasan IKN untuk Umum

Keterangan Gambar : Anggota DPRD PPU, Wahid
ANALOGNEWS.id, PENAJAM- Dibukanya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) bagi pengunjung umum sejak 16 September 2024 disambut positif oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU).
Anggota DPRD PPU, Wahid, mengungkapkan bahwa hal ini menjadi kesempatan baik bagi masyarakat untuk melihat langsung perkembangan pembangunan IKN. Kawasan ini sebelumnya ditutup sementara untuk umum terkait persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia dan sejumlah proyek pembangunan yang tengah dikebut.
“Baguslah kalau sekarang IKN sudah dibuka untuk umum. Tapi tetap keamanan dan ketertiban pengunjung harus diperhatikan,” ujar Wahid.
Politisi Partai Gerindra ini menilai, bahwa masyarakat kini bisa mendapatkan gambaran langsung tentang kemajuan pembangunan ibu kota negara baru ini, yang selama ini hanya bisa diakses melalui pemberitaan di media maupun media sosial.
Meski kawasan IKN telah dibuka, ada beberapa prosedur yang tetap harus diikuti oleh para pengunjung. Ia mengingatkan pentingnya keamanan dan ketertiban selama berada di area IKN, sejalan dengan ketentuan yang telah diterapkan oleh Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Menurutnya, dengan adanya aturan ini, pengunjung diharapkan bisa menikmati kunjungan mereka sekaligus tetap menjaga lingkungan pembangunan yang masih berlangsung.
Pembukaan kawasan IKN ini tidak hanya menjadi langkah maju bagi proyek strategis nasional tersebut, tetapi juga membawa dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, masyarakat PPU kini dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan IKN di wilayah mereka.
“Kami berharap semua elemen bisa berkontribusi menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban agar kunjungan ke IKN terus menjadi pengalaman yang baik bagi masyarakat luas,” tutupnya. (*)










.jpg)
