- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dispora Kaltim Dorong Peningkatan Kualitas Atlet Melalui Penambahan Kejuaraan

Analognews.id, SAMARINDA - Kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 21 belum mampu bersaing ketat dengan provinsi-provinsi dari Pulau Jawa.
Hal ini diakui oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, yang menyatakan bahwa kualitas atlet Kaltim masih jauh tertinggal dibandingkan dengan atlet-atlet di Jawa.
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Ajak Pemuda Mandiri dengan Menjadi Wirausahawan0
- Tingkatkan Fasilitas di Stadion Palaran, Dispora Rencanakan Pembangunan Lapangan Mini Soccer0
- Dispora Kaltim Sukses Gelar Kejuaraan Silat dan Bola Basket Tingkat Provinsi0
- Dispora Kaltim Ajak Kurangi Ketergantungan Gadget, Dorong Program Pemanduan Bakat Olahraga Pelajar0
- Kabid Prestasi Olahraga Dispora Kaltim: Adopsi Pedoman UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan0
Menurut Rasman, salah satu faktor utama yang menyebabkan perbedaan kualitas ini adalah dukungan fasilitas yang lebih memadai di Jawa, serta tingkat kejuaraan yang lebih sering diadakan. Kedua hal tersebut, menurutnya, sangat berpengaruh terhadap perkembangan mental dan fisik atlet.
“Fasilitas dan tingkat kejuaraan yang ada di Jawa sangat mendukung pengembangan kualitas atlet. Di sana, atlet tidak hanya terlatih secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang lebih siap karena sering berhadapan dengan lawan-lawan tangguh,” kata Rasman, Selasa (12/11/2024).
Untuk itu, Rasman menegaskan bahwa perlu ada peningkatan kualitas atlet di Kaltim melalui lebih banyak kejuaraan.
“Kekurangan kita di Kaltim adalah kurangnya kejuaraan-kejuaraan. Sehebat apapun latihan yang dilakukan, tanpa lawan yang kuat, perkembangan atlet akan terbatas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rasman menambahkan bahwa pengalaman bertanding dalam kejuaraan nasional maupun internasional adalah salah satu indikator penting dalam mengukur kualitas seorang atlet.
Oleh karena itu, Dispora Kaltim akan memperbanyak program kejuaraan untuk memberi lebih banyak kesempatan bagi atlet lokal untuk meningkatkan kemampuan mereka.
“Banyak mengikuti kejuaraan nasional dan internasional itu ukuran indikator jam terbang. Pengalaman ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas atlet kita,” tutup Rasman. (Adv).










.jpg)
