Damayanti Dorong Edukasi Seksual dan Perlindungan Perempuan di Kaltim

By Redaksi 08 Sep 2025, 08:08:22 WIB DPRD Kaltim
Damayanti Dorong Edukasi Seksual dan Perlindungan Perempuan di Kaltim

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Damayanti. (Foto: Ist)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Maraknya kasus pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan di Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kaltim, Damayanti.

Damayanti mendorong kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, lembaga masyarakat, hingga organisasi sosial, guna menekan angka kekerasan yang terus meningkat setiap tahun.

“Ini persoalan serius. Jangan takut untuk melapor, karena kekerasan bukan sesuatu yang harus disembunyikan,” ujarnya.

Baca Lainnya :

Ia menyoroti tingginya kasus kekerasan di lingkungan kampus sebagai bukti perlunya edukasi seksual sejak usia dini. Data Simfoni Perlindungan Perempuan dan Anak menunjukkan peningkatan kasus dari 551 pada 2021, menjadi 945 pada 2022, dan 1.108 pada 2023. Hingga 31 Juli 2024, tercatat 569 kasus.

Untuk mengubah pandangan masyarakat yang masih menganggap pendidikan seksual tabu, Damayanti tengah menggagas kurikulum khusus bagi anak usia dini. Program ini bertujuan agar anak-anak memahami batasan tubuh mereka dan mampu mengenali tindakan yang tidak pantas.

“Pendidikan semacam ini membantu anak-anak mengenali hak atas tubuh mereka, serta memberi keberanian untuk melindungi diri,” jelasnya.

Damayanti juga mendorong masyarakat untuk lebih terbuka dalam melaporkan kekerasan. Ia menekankan bahwa meningkatnya laporan bukan berarti kekerasan bertambah, melainkan kesadaran publik terhadap perlindungan perempuan semakin tinggi.

“Banyak kasus tersembunyi seperti fenomena gunung es. Kita perlu menciptakan lingkungan yang mendukung korban untuk bersuara,” tutupnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.