- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Bupati Edi Dorong Keterlibatan Kelompok Wanita Tani dalam Membangun Ketahanan Pangan di Kukar

Keterangan Gambar : Bupati Edi beserta jajaran KWT Kukar di acara halal bihalal.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menggarisbawahi peran krusial Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam mengokohkan ketahanan pangan di wilayahnya.
Dalam sambutannya, di acara silaturahmi dan halal bihalal KWT Kukar di Pendopo Odah Etam, Rabu (1/5/2024) Bupati Edi menegaskan pentingnya eksistensi KWT sebagai sarana bagi para wanita petani untuk berkumpul, berbagi pengetahuan, dan berperan aktif dalam pengembangan pertanian.
Edi menyoroti esensi KWT sebagai wadah yang harus diisi oleh anggota yang sesuai dengan visi dan misinya.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin Dorong Kreativitas UMKM untuk Ekspansi Pasar0
- Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin Membuka Festival Sarijaya: Momentum untuk Memperkuat Pariwisata 0
- Semarak Peringatan Hardiknas di Kukar, Pemkab Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan 0
- Bupati Edi Ajak Guru di Kukar Ikut Program Guru Penggerak untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan0
- Bontang Diguyur Hujan, Perumahan di Salebba Kebanjiran0
"Anggota yang bukan petani seharusnya tidak terlibat dalam organisasi ini," tegas Edi pada Rabu (1/5/2024).
Dalam rangka memperkuat struktur dan manfaat KWT, Edi mengumumkan pembentukan struktur organisasi dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa, yang akan secara aktif terlibat dalam mengkoordinasikan dan mengelola kegiatan KWT.
Langkah ini diambil untuk memastikan representasi yang inklusif dan partisipasi yang merata dari seluruh lapisan masyarakat petani di Kukar.
Selama ini, Edi mencatat bahwa ruang lingkup dan cakupan KWT masih terbatas. Oleh karena itu, kehadiran KWT harus diperluas untuk mencakup lebih banyak anggota agar dapat memberikan dampak yang lebih besar dalam memajukan sektor pertanian.
Dorongan dari pemerintah, menurut Edi, sangat penting untuk memfasilitasi KWT dalam melakukan pembinaan dan mendapatkan bantuan yang diperlukan.
"Pemerintah mendorong inisiatif ini agar pembinaan dan bantuan dapat tersedia dengan lebih efektif," tambahnya.
Edi juga menekankan pentingnya petani dalam konteks KWT, mengingatkan bahwa esensi dari profesi petani adalah menanam tanaman.
Dalam konteks ini, kolaborasi antara KWT dan pemerintah menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan.
"Ketahanan pangan adalah fondasi utama. Tanpanya, kita akan rentan terhadap gejolak sosial yang dapat mengancam stabilitas negara," ungkap Edi. (Adv)










.jpg)
