- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Bupati Edi Dorong Keterlibatan Kelompok Wanita Tani dalam Membangun Ketahanan Pangan di Kukar

Keterangan Gambar : Bupati Edi beserta jajaran KWT Kukar di acara halal bihalal.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menggarisbawahi peran krusial Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam mengokohkan ketahanan pangan di wilayahnya.
Dalam sambutannya, di acara silaturahmi dan halal bihalal KWT Kukar di Pendopo Odah Etam, Rabu (1/5/2024) Bupati Edi menegaskan pentingnya eksistensi KWT sebagai sarana bagi para wanita petani untuk berkumpul, berbagi pengetahuan, dan berperan aktif dalam pengembangan pertanian.
Edi menyoroti esensi KWT sebagai wadah yang harus diisi oleh anggota yang sesuai dengan visi dan misinya.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin Dorong Kreativitas UMKM untuk Ekspansi Pasar0
- Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin Membuka Festival Sarijaya: Momentum untuk Memperkuat Pariwisata 0
- Semarak Peringatan Hardiknas di Kukar, Pemkab Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan 0
- Bupati Edi Ajak Guru di Kukar Ikut Program Guru Penggerak untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan0
- Bontang Diguyur Hujan, Perumahan di Salebba Kebanjiran0
"Anggota yang bukan petani seharusnya tidak terlibat dalam organisasi ini," tegas Edi pada Rabu (1/5/2024).
Dalam rangka memperkuat struktur dan manfaat KWT, Edi mengumumkan pembentukan struktur organisasi dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa, yang akan secara aktif terlibat dalam mengkoordinasikan dan mengelola kegiatan KWT.
Langkah ini diambil untuk memastikan representasi yang inklusif dan partisipasi yang merata dari seluruh lapisan masyarakat petani di Kukar.
Selama ini, Edi mencatat bahwa ruang lingkup dan cakupan KWT masih terbatas. Oleh karena itu, kehadiran KWT harus diperluas untuk mencakup lebih banyak anggota agar dapat memberikan dampak yang lebih besar dalam memajukan sektor pertanian.
Dorongan dari pemerintah, menurut Edi, sangat penting untuk memfasilitasi KWT dalam melakukan pembinaan dan mendapatkan bantuan yang diperlukan.
"Pemerintah mendorong inisiatif ini agar pembinaan dan bantuan dapat tersedia dengan lebih efektif," tambahnya.
Edi juga menekankan pentingnya petani dalam konteks KWT, mengingatkan bahwa esensi dari profesi petani adalah menanam tanaman.
Dalam konteks ini, kolaborasi antara KWT dan pemerintah menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan.
"Ketahanan pangan adalah fondasi utama. Tanpanya, kita akan rentan terhadap gejolak sosial yang dapat mengancam stabilitas negara," ungkap Edi. (Adv)










.jpg)
