- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Absen Saat Pandemi, Tradisi Takbir Rumah Kembali Digelar Warga BK

Keterangan Gambar : Tradisi Takbir Rumah oleh masyarakat Bontang Kuala, Kota Bontang
ANALOGNEWS.id - Menyambut hari raya Idhul Adha 1443 Hijriah, warga Kelurahan Bontang Kuala menggelar takbir rumah ke rumah Sabtu, (9/07/2022) malam.

Takbir rumah ke rumah sudah menjadi tradisi di Kampung Laut Bontang Kuala yang hingga kini masih di lestarikan, tujuannya untuk lebih mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan.
Baca Lainnya :
- Walikota Bontang Keluarkan Surat Edaran Idul Adha Tanpa Sampah Plastik0
- Bos Manchester City Beli Kapal Pesiar, Besarnya Melebihi Etihad Stadium0
- Berikut Jadwal Lebaran Idhul Adha di Arab Saudi0
- Pemkot Bontang Meraih Penghargaan Kalpataru Tingkat Provinsi0
- Persiapan Nirwasita Tantra 2022, DLH Bontang Susun DIKPLHD 0
Suiza Ixan Saputro, Lurah Bontang Kuala mengatakan ini suatu tradisi yang positif mengandung nilai-nilai budaya dan islami yang sempat terhenti selama dua tahun karena pandemi Covid-19.
"Jadi ini memang tradisi yang sudah ada sejak lama dan kembali digelar oleh warga yang sudah vakum selama 2 tahun karena pandemi Covid-19," ujarnya.
Dia juga mengatakan ada sebelas RT yang berdiri di Kampung Laut Bontang Kuala yang menjalankan tradisi itu.

Suiza, berharap tradisi dan budaya yang positif ini dapat bisa terus berlangsung karena ini suatu nilai sejarah dan budaya yang harus dipelihara.
"Nanti ke depannya ini bisa terus berlangsung dan tidak hilang ditelan zaman. Mengingat banyak tren negatif" tambahnya.
Salah seorang warga BK. Dwi mengatakan takbir rumah ke rumah ini sudah ada sejak kecil, setiap menyambut hari raya selalu ramai.
"Biasanya di setiap rumah, warga menyediakan makanan ataupun bagi-bagi bingkisan bahkan ada juga yang membagikan uang bagi setiap orang yang datang," tuturnya. (Ar/Fn)










.jpg)
